Tom Lee diam-diam menjadi salah satu suara paling berpengaruh yang menjembatani Wall Street dan pasar kripto, dan langkah strategis terbarunya di BitMine patut diperhatikan.



Kebanyakan orang mengenal Lee dari masa-masa di JPMorgan atau penampilannya di CNBC yang memprediksi reli pasar, tetapi rekam jejaknya yang sebenarnya yang membuatnya menarik. Pada akhir 1990-an, dia sudah dikenal karena riset berbasis data yang tidak tunduk pada tekanan, terkenal membela analisis Nextel-nya ketika eksekutif perusahaan mengejar keras. Kemerdekaan itu terus dia pegang sepanjang kariernya—dia mendirikan Fundstrat pada 2014 khusus untuk melakukan riset tanpa konflik bank investasi.

Yang kurang diketahui adalah seberapa awal Tom Lee mengenal Bitcoin. Sementara kebanyakan orang Wall Street mengabaikan kripto, dia menerbitkan kerangka kerja pada 2017 yang menilai Bitcoin sebagai emas digital, menggunakan basis moneter dan kelipatan mata uang. Model-modelnya menyarankan Bitcoin bisa mencapai harga dari $12.000 hingga $55.000. Pada saat itu, orang-orang menganggap dia gila. Kemudian dia muncul di CNBC pada 2019 merekomendasikan orang mengalokasikan 1-2% ke Bitcoin, dan pembawa acara secara harfiah berkata 'itu terdengar agak gila.' Klip itu menjadi ikonik.

Tapi di sinilah yang menjadi menarik. Pada pertengahan 2025, Lee mengambil peran ketua di BitMine, sebuah perusahaan infrastruktur berbasis di Las Vegas, dan langsung mengubah strategi dari sekadar penambangan Bitcoin menjadi membangun apa yang dia sebut 'struktur fiskal Ethereum.' Perusahaan mengumpulkan $250 juta melalui PIPE dengan harga $4,50 per saham dan mengajukan penawaran ATM sebesar $2 miliar. Pada akhir 2025, mereka telah mengumpulkan lebih dari 566.000 ETH bernilai lebih dari $2 miliar—hampir 8 kali lipat dari penggalangan modal awal mereka. Founders Fund dan ARK Invest keduanya ikut serta, mengonversi posisi mereka menjadi cadangan ETH.

Mengapa Ethereum secara khusus? Teori Lee berpusat pada stablecoin yang menjadi momen 'ChatGPT' untuk kripto. Lebih dari 50% penerbitan stablecoin dan 30% biaya gas terjadi di Ethereum. Dengan Wall Street dan Departemen Keuangan kini mendukung stablecoin, Ethereum menjadi lapisan infrastruktur yang menghubungkan keuangan tradisional dengan kripto. Semakin banyak institusi yang men-tokenisasi aset nyata di platform Layer 2 seperti Robinhood, Ethereum menjadi lapisan penyelesaian yang alami.

Argumen Tom Lee untuk cadangan Ethereum perusahaan publik cukup elegan: tidak seperti ETF, perusahaan ini dapat menerbitkan saham di atas NAV untuk memperoleh lebih banyak ETH, menggunakan opsi dan konvertibel untuk melindungi volatilitas, dan akhirnya menjadi node strategis dalam jaringan pembayaran stablecoin. Ini bukan sekadar tentang memegang aset—ini tentang membangun efek jaringan.

Pendapat Fundstrat saat ini adalah bahwa ETH memiliki ruang untuk melonjak secara signifikan dari sini, dengan nilai wajar berpotensi mencapai kisaran $10.000 hingga $15.000 menjelang akhir tahun. Mengingat ETH saat ini diperdagangkan sekitar $2.300, itu adalah upside yang substansial jika tesis stablecoin dan tokenisasi terwujud. Apakah Anda setuju dengan tesis tersebut atau tidak, patut untuk mengikuti apa yang benar-benar dilakukan Tom Lee dengan modalnya, bukan hanya apa yang dia katakan di Bloomberg.
BTC0,81%
ETH1,05%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan