Perhatikan bahwa banyak pemula dalam trading melewatkan salah satu pola paling andal - kepala dan bahu. Pola ini benar-benar salah satu alat paling efektif untuk menentukan pembalikan tren.



Mari kita bahas bagaimana pola ini terbentuk. Bayangkan tiga puncak di grafik: pertama terbentuk bahu kiri setelah tren naik, kemudian muncul puncak yang lebih tinggi - ini adalah kepala, dan kemudian bahu kanan, yang biasanya sedikit lebih rendah dari kepala. Di bagian bawah antara puncak-puncak ini terdapat garis leher - yang bisa horizontal atau sedikit miring.

Bagaimana mengenalinya? Pola kepala dan bahu muncul hanya selama tren naik. Perhatikan aset yang sedang naik, dan cari konfigurasi ini dari tiga maksimum dan dua minimum. Hal penting - perhatikan volume. Biasanya volume menurun saat terbentuk bahu kanan, tetapi tiba-tiba meningkat saat menembus garis leher.

Sekarang tentang penerapan praktis. Ketika harga menembus garis leher ke bawah, itu adalah sinyal Anda untuk membuka posisi jual. Banyak trader melakukan seperti itu. Stop-loss sebaiknya ditempatkan sedikit di atas bahu kanan - ini akan melindungi dari penembusan palsu.

Untuk menentukan target harga, ukur jarak dari puncak kepala ke garis leher, lalu proyeksikan jarak yang sama ke bawah dari titik penembusan. Ini akan memberi Anda level perkiraan di mana harga bisa turun.

Pola kepala dan bahu dalam trading membutuhkan perhatian terhadap detail, tetapi jika Anda belajar mengenalinya, ini akan menjadi alat yang hebat dalam arsenal Anda. Yang utama - jangan lupa tentang manajemen risiko dan jangan masuk ke dalam transaksi tanpa rencana keluar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan