Hari ini saya ingin berbagi sebuah masalah yang dihadapi banyak orang saat memasuki pasar margin: apa itu kebangkrutan dan mengapa itu sangat berbahaya.



Pertama, apa itu kebangkrutan? Secara sederhana, itu adalah ketika modal dalam akun Anda tidak lagi cukup untuk mempertahankan posisi perdagangan saat ini. Situasi ini mirip seperti ketika perusahaan pialang meminta Anda menambah margin, tetapi telah menjadi masalah nyata - Anda tidak hanya tidak dapat membuka posisi baru, tetapi juga sedang mengalami kerugian nyata.

Contoh spesifik: Anda memiliki 10.000 yuan dalam akun dan telah menggunakan seluruh jumlah ini sebagai margin. Rumus risiko sangat sederhana: risiko = modal akun / margin posisi = 10.000 / 10.000 = 100%. Pada titik ini, perusahaan pialang biasanya tidak melakukan apa-apa. Tetapi jika harga komoditas yang Anda pegang bergerak berlawanan arah, modal turun menjadi 9.000 yuan, risiko menjadi 90%, dan akun Anda sudah mengalami kerugian 1.000 yuan. Itulah apa itu kebangkrutan - sebuah situasi di mana Anda mulai kehilangan uang.

Namun, apa itu kebangkrutan saat masih dalam batas yang diizinkan? Perusahaan pialang akan mengirimkan pemberitahuan meminta Anda menambah margin atau mungkin secara otomatis menutup sebagian posisi Anda.

Tetapi jika kerugian terus bertambah - kerugian 4.000 yuan - risiko menjadi 60%. Pada titik ini sudah masuk dalam batas likuidasi keras, perusahaan pialang pasti akan menghubungi Anda segera.

Kasus terburuk adalah kebangkrutan yang sebenarnya. Bayangkan harga komoditas yang Anda pegang jatuh bebas, kerugian 12.000 yuan. Pada saat ini risiko menjadi -2.000 / 10.000, akun Anda memiliki saldo negatif - Anda tidak hanya kehilangan seluruh uang Anda, tetapi juga berutang kepada perusahaan pialang 2.000 yuan. Itu adalah uang margin perdagangan yang telah dibayar perusahaan ke bursa.

Perbedaan antara likuidasi keras dan kebangkrutan apa? Dengan likuidasi keras, akun masih memiliki modal - dalam contoh di atas, Anda masih memiliki 6.000 yuan. Tetapi dengan kebangkrutan yang sebenarnya, semua modal telah hilang dan Anda berutang lagi.

Meskipun banyak orang menggabungkan kedua konsep ini dan menyebutnya secara umum sebagai kebangkrutan, tetapi yang terpenting adalah Anda harus memahami dengan jelas: apa itu kebangkrutan dan apa konsekuensinya. Jika Anda tidak membayar kembali utang kepada perusahaan pialang, Anda bisa dilaporkan ke sistem kredit, dimasukkan ke daftar larangan pasar, atau menghadapi tuntutan hukum.

Sebenarnya, yang paling penting bukanlah definisi tepat dari setiap istilah, tetapi Anda harus selalu memantau rasio risiko akun Anda. Periksa secara rutin situasi risiko, tetapkan batas peringatan yang masuk akal, dan jangan pernah membiarkan akun Anda masuk ke kondisi kebangkrutan yang tidak bisa Anda kendalikan. Itu adalah pelajaran paling dasar saat berpartisipasi dalam perdagangan margin.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan