Baru masuk ke dunia koin, hal yang paling ditakuti adalah istilah-istilah profesional tersebut. Buka posisi, tutup posisi, dan posisi yang sedang dipegang, ketiga kata ini mungkin membuat banyak pemula bingung. Saya akan bahas tentang hal-hal ini, sebenarnya tidak begitu rumit.



Pertama, mari bahas buka posisi, secara sederhana adalah kamu membangun sebuah posisi trading di pasar. Jika yakin suatu koin akan naik, kamu membeli, ini disebut membuka posisi long. Sebaliknya, jika merasa akan turun, kamu menjual, ini disebut membuka posisi short. Saat membuka posisi, perlu menyiapkan margin, yaitu dana yang digunakan untuk menghadapi kemungkinan kerugian.

Apa itu tutup posisi? Yaitu menutup posisi yang sudah kamu buka. Ketika kamu merasa harga sudah mencapai targetmu, atau kondisi pasar tidak sesuai dan ingin stop loss, kamu bisa menutup posisi. Jika kamu posisi long, maka menjual; jika posisi short, maka membeli kembali. Singkatnya, menutup posisi adalah menyelesaikan transaksi ini dan merealisasikan keuntungan atau kerugianmu.

Posisi yang dipegang adalah posisi yang saat ini masih kamu miliki. Kamu membeli tapi belum menjual, atau menjual short tapi belum membeli kembali, itu disebut memegang posisi. Keuntungan dan kerugian posisi tergantung pada pergerakan harga koin, dan ini adalah alasan banyak orang memperhatikan pergerakan pasar.

Mengenai perhitungan, sebenarnya ada empat faktor: harga saat membuka posisi, harga saat ini, jumlah transaksi, dan jumlah keuntungan/kerugian. Contohnya, jika kamu membeli 1 koin dengan harga 100 dolar, dan sekarang harga koin adalah 120 dolar, maka keuntungan posisi kamu adalah (120-100)×1=20 dolar. Jika kamu posisi short, logikanya dibalik.

Keuntungan/kerugian posisi long = (harga saat ini - harga buka) × jumlah, sedangkan untuk short adalah (harga buka - harga saat ini) × jumlah. Perhitungan keuntungan/kerugian posisi juga menggunakan logika yang sama.

Sejujurnya, pertanyaan tentang apa itu tutup posisi terlihat sederhana, tetapi memahami kapan harus menutup posisi adalah inti dari trading. Banyak orang merugi karena salah timing menutup posisi. Ada yang terlalu serakah, pasar sudah melemah tapi tidak mau menutup; ada juga yang terlalu buru-buru, belum mencapai target sudah menutup posisi.

Saran saya, harus berdasarkan kemampuan risiko dan kondisi pasarmu sendiri. Jangan ikut-ikutan buta, dan jangan tahan posisi terlalu lama. Tiga langkah ini—buka posisi, tutup posisi, dan pegang posisi—intinya adalah manajemen risiko. Masuk saat waktunya, keluar saat waktunya, agar bisa bertahan lebih lama di dunia koin.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan