Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#USSeeksStrategicBitcoinReserve
Pembekuan KelpDAO Arbitrum Gagal karena Pengadilan AS Blokir Pemulihan US$71 Juta
Dewan Keamanan Arbitrum berhasil menyita 30.766 ETH dari peretas KelpDAO, namun perintah pengadilan AS kini melarang DAO menyentuh simpanan senilai US$71 juta itu. Pengacara korban penculikan Korea Utara berupaya mengklaim uang tersebut berdasarkan keputusan pengadilan tahun 2015 terhadap Pyongyang.
Tindakan hukum ini menghentikan rencana Aave dan Kelp DAO untuk mengompensasi pengguna yang terdampak peretasan pada 18 April. Pembekuan ini menunjukkan bagaimana langkah tata kelola terpusat bisa langsung menarik aset ke ranah pengadilan AS.
Aksi Terpusat, Konsekuensi Terpusat
Dewan membekukan ETH tersebut bulan lalu setelah exploit bridge menguras US$290 juta dari KelpDAO. Dewan berkoordinasi dengan penegak hukum dan mengarahkan dana ke kontrol tata kelola.
Han Kim dan Yong Seok Kim adalah warga negara AS yang kerabatnya dibunuh oleh Korea Utara. Mereka memenangkan ganti rugi lebih dari US$300 juta dari Pyongyang dalam keputusan tahun 2015.
Pengacara mereka memperoleh perintah pada 1 Mei dari Pengadilan Distrik Selatan New York. Perintah ini melarang Arbitrum untuk mentransfer aset yang telah disita.
LayerZero menyebut bahwa peretasan dilakukan oleh Lazarus Group, yang langsung menghubungkan ETH itu ke Pyongyang.
Pemulihan Aave Terhalang Masalah Hukum
Pengacara Gabriel Shapiro telah meninjau dokumen gugatan ini dan mengatakan bahwa pembekuan ini benar-benar berlaku, bukan sekadar teori. Para penggugat sudah mendapatkan persetujuan pengadilan sesuai undang-undang penyitaan tertentu, sehingga DAO tidak memiliki hak sepihak untuk mengalihkan aset tersebut.
“Arbitrum DAO tidak diperbolehkan melakukan apa pun terhadap dana KelpDAO untuk saat ini, sampai sidang divestasi… mereka justru harus benar-benar mengupayakan secara hukum, bukan memutuskan sendiri apa yang akan dilakukan terhadap aset itu,” papar Gabriel Shapiro dalam postingan di X.
Pembekuan ini menghambat koalisi Aave, yang mengumpulkan ETH dari Lido, Mantle, dan EtherFi untuk mendukung holder rsETH. Rencana mereka sepenuhnya bergantung pada pengembalian dana sitaan melalui tata kelola Arbitrum.
Menurut salah satu pimpinan ekonomi di MegaETH, penyitaan ini mengekspos DAO terhadap klaim yang sama sekali tidak pernah mereka duga.
Aset Korea Utara yang bisa diidentifikasi memiliki kekuatan hukum, tidak peduli protokol mana yang menyimpannya.
Begitu DAO menyita aset lewat jalur terpusat, aset tersebut berada dalam rezim hukum yang sama seperti rekening bank.
Sidang divestasi akan memutuskan hak kontrol akhir atas aset. ETH lain hasil peretasan masih bergerak lewat jalur pencucian dana