Baru-baru ini ada teman bertanya kepada saya bagaimana memahami pasar saham dari dalam dan luar pasar, saya baru sadar bahwa banyak orang sebenarnya masih agak bingung dengan konsep dasar ini. Daripada menjelaskan banyak teori, lebih baik saya langsung berbagi sebuah trik praktis tentang dalam luar pasar kepada semua.



Sebenarnya begini: dalam pasar mewakili penjual yang sedang terburu-buru, luar pasar mewakili pembeli yang sedang terburu-buru. Ketika harga saham bertransaksi pada harga beli yang sedang dipesan, itu disebut dalam pasar; ketika bertransaksi pada harga jual yang sedang dipesan, itu disebut luar pasar. Kedengarannya sederhana, tapi untuk benar-benar menggunakannya dalam menilai tren jangka pendek, kita tetap perlu memahami logika di baliknya.

Pengalaman saya sendiri adalah, kita tidak bisa hanya melihat angka dalam dan luar pasar itu sendiri, tetapi juga harus melihat bagaimana mereka berperilaku bersamaan dengan tren harga saham. Misalnya, jika luar pasar jelas lebih besar dari dalam pasar, dan bersamaan harga saham sedang naik, volume transaksi juga membesar, itu adalah sinyal bullish yang sehat. Sebaliknya, jika dalam pasar lebih besar dari luar pasar dan harga saham turun, volume membesar, itu adalah sinyal bearish yang sehat.

Tapi ada jebakan yang harus dihindari. Kadang-kadang kamu akan melihat luar pasar jauh lebih besar dari dalam pasar, tetapi harga tidak naik malah turun, atau malah datar selama beberapa hari, ini sangat mungkin adalah manipulasi dari pihak utama (big players) yang menciptakan ilusi, menggunakan order palsu untuk menjerat trader ritel, dan diam-diam melakukan distribusi saham. Sebaliknya, ada juga situasi di mana dalam pasar lebih besar dari luar pasar tetapi harga malah naik, ini bisa jadi adalah strategi pihak utama yang sengaja menaruh order beli untuk menarik trader ritel menjual, lalu mereka sendiri mengakumulasi saham. Jadi, trik dalam luar pasar harus dipadukan dengan volume transaksi, posisi harga, struktur order, agar bisa menghindari penipuan.

Saya juga memperhatikan satu detail, yaitu konsep area support dan resistance. Ketika harga saham turun ke suatu level dan tidak mau turun lagi, biasanya di situ berkumpul banyak pembeli, ini disebut area support. Jika dalam pasar lebih besar dari luar pasar tetapi berada di dekat support, itu bisa jadi peluang bagus untuk masuk pasar karena ada akumulasi pembelian yang cukup besar. Sebaliknya, jika di atas resistance luar pasar lebih besar lagi, tetapi harga terhalang dan tidak bisa naik, itu menunjukkan banyak orang ingin keluar dari posisi dan melakukan distribusi, jadi harus hati-hati.

Lima penawaran harga sebenarnya adalah lima harga beli dan lima harga jual terbaik saat ini, sebelah kiri berwarna hijau adalah pembelian, sebelah kanan berwarna merah adalah penjualan. Saat melihat ini, ingatlah bahwa mereka hanyalah order yang belum tentu terisi, bisa saja dibatalkan kapan saja. Jadi inti dari trik dalam luar pasar adalah: lihat siapa yang lebih agresif, yang lebih agresif biasanya menentukan arah jangka pendek.

Tentu saja, analisis teknikal juga punya batasan. Dalam luar pasar mencerminkan perilaku transaksi saat ini, tidak bisa memprediksi tren jangka panjang, dan sangat mudah dimanipulasi oleh pihak utama. Saran saya, gunakan dalam luar pasar sebagai alat bantu untuk analisis jangka pendek, tapi jangan bergantung sepenuhnya padanya. Harus dikombinasikan juga dengan volume transaksi, pola candlestick, berita fundamental, dan indikator lain untuk analisis yang lebih komprehensif.

Akhirnya, saya ingin berbagi strategi trading praktis, yaitu melakukan operasi bolak-balik antara area support dan resistance. Jika harga turun ke support, pertimbangkan untuk buy; jika naik ke resistance, pertimbangkan untuk jual atau short. Tapi begitu harga menembus support atau resistance, biasanya tren akan berubah, dan harga bisa terus turun atau terus naik sampai mencapai support atau resistance berikutnya.

Sejujurnya, tidak ada metode pasti dalam investasi saham, dalam luar pasar hanyalah salah satu alat. Untuk meningkatkan peluang menang, tetap perlu banyak belajar, latihan, dan mengelola risiko dengan baik. Kalau tertarik, bisa coba latihan di akun demo dulu, kenali pola dan indikatornya, baru kemudian gunakan uang asli untuk trading.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan