Menurut FinanceFeeds, komite tetap urusan keuangan parlemen India merekomendasikan agar sebelum undang-undang kripto yang komprehensif diberlakukan, dibentuk kerangka regulasi sementara yang dikelola oleh Organisasi Swadaya Masyarakat (SRO) yang diakui, serta diawasi oleh Bank Cadangan India (RBI) atau Komisi Sekuritas dan Bursa India (SEBI). SRO tersebut direncanakan menangani audit cadangan platform, pemisahan aset nasabah dan aset perusahaan, pengungkapan informasi token, serta penanganan keluhan pengguna, untuk mengisi kekosongan pengaturan yang saat ini ada pada bursa kripto India dan platform Web3.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • 2
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
ConvexConvict
· 23jam yang lalu
Kerangka sementara memang pilihan yang bagus untuk masa transisi, agar bursa tidak bertindak sembarangan, dan pengguna juga bisa mendapatkan perlindungan tertentu.
Lihat AsliBalas0
MemeMystic
· 23jam yang lalu
Pengungkapan informasi token dan penanganan pengaduan adalah dua hal yang sangat berguna; langkah India ini berjalan dengan mantap, tidak seperti beberapa negara yang mengambil keputusan sepihak dan serba memotong.
Lihat AsliBalas0
DividendDove
· 07-24 08:55
Parlemen India bisa menyadari pentingnya menutup celah regulasi sebelum membuat undang-undang, jauh lebih baik daripada negara-negara yang hanya berteriak slogan. Harap jangan sampai kemampuan eksekusinya ikut macet.
Lihat AsliBalas0
CrossChainNomad
· 07-24 08:55
Pemilahan aset pelanggan dan perusahaan sebenarnya sudah seharusnya dilakukan sejak lama; banyak bursa yang bangkrut karena kasus penipuan justru mencampur semuanya. Fakta bahwa India bisa menangkap poin ini menunjukkan bahwa mereka punya riset.
Lihat AsliBalas0
TokenApprovalScrubber
· 07-24 08:55
Membiarkan organisasi swakelola lebih dulu mencoba, lalu perlahan merumuskan undang-undang, bisa dianggap sebagai pendekatan regulasi yang bersifat fleksibel, dan patut dicermati dampak lanjutannya.
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan