Menurut Menteri Energi Sharon Garin, pengendara kendaraan bermotor di Filipina akan menghadapi kenaikan tajam harga bahan bakar mulai 21 Juli. Solar naik sebesar P10,68 per liter, bensin naik P3,65 per liter, dan minyak tanah meningkat P11,77 per liter, sebagaimana diumumkan pada 20 Juli.
Kenaikan tersebut menyusul permusuhan yang kembali memanas di Timur Tengah, terutama di sekitar Selat Hormuz, setelah AS meluncurkan serangan udara baru terhadap Iran. Gangguan terhadap arus pengiriman melalui koridor minyak yang krusial antara Iran dan Oman secara langsung memengaruhi harga bahan bakar hasil olahan di kawasan tersebut, termasuk patokan Mean of Platts Singapore (MOPS) yang berdampak pada harga di pompa di Filipina.