Menurut CFO Southwest Airlines, Tom Doxey, maskapai berbasis Dallas itu mengirimkan 12,6 juta galon bahan bakar jet dari Houston ke Los Angeles pada 28 Mei, menandai pengiriman kargo pertama seperti itu bagi maskapai. Kapal tersebut melintasi Terusan Panama untuk mengatasi kekhawatiran pasokan di Pantai Barat, tempat harga jauh lebih tinggi dan ketersediaan mulai terbatas.
Harga bahan bakar jet telah berfluktuasi sejak serangan AS–Israel pada Februari terhadap Iran, dengan Pantai Barat lebih bergantung pada impor dibanding wilayah lain. Southwest melaporkan biaya bahan bakar naik hampir 900 juta dolar AS pada kuartal kedua dibanding tahun sebelumnya, karena maskapai mengonsumsi 564 juta galon bahan bakar jet pada kuartal tersebut.