Alphabet mengungkapkan pekan lalu bahwa pihaknya secara signifikan menaikkan prakiraan belanja modal 2026 untuk mempercepat pembangunan pusat data AI, memicu kekhawatiran pasar tentang imbal hasil investasi kecerdasan buatan. Saham anjlok 7% pada hari berikutnya, menyeret Amazon, Meta, dan Microsoft secara bersamaan. Kejatuhan ini mencerminkan kekhawatiran investor bahwa lonjakan belanja infrastruktur dapat menguras cadangan kas dengan imbal hasil yang tidak jelas; arus kas bebas Alphabet berbalik negatif untuk pertama kalinya pada kuartal kedua, dan utang jangka panjang melonjak 111% menjadi $98 miliar pada paruh pertama 2026.
Microsoft dan Meta melaporkan laba pada Rabu (29 Juli), disusul Amazon pada Kamis (30 Juli). Analis memperkirakan belanja modal Microsoft untuk setahun penuh sekitar $190,1 miliar, sementara estimasi Amazon naik menjadi $207,4 miliar. Investor akan menilai apakah raksasa teknologi ini dapat mengubah belanja modal besar menjadi pertumbuhan cloud, profitabilitas, dan arus kas—menguji kesabaran pasar di tengah persaingan belanja kecerdasan buatan.