Pesan Berita Gate, 15 April — Amazon mengumumkan pada 14 April (waktu setempat) bahwa perusahaan komunikasi satelit Globalstar akan diakuisisi seharga $11,6 miliar (sekitar 17 triliun won Korea), menurut Bloomberg dan pemberitaan lainnya. Kesepakatan ini menggabungkan saham Amazon dan hingga $90 per saham dalam bentuk tunai, dengan transaksi yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2027.
Akuisisi tersebut memberi Amazon akses ke lisensi spektrum nirkabel yang penting untuk memperluas layanan satelit-ke-peluncuran seluler. Amazon berencana meluncurkan layanan langsung-ke-perangkat pada tahun 2028, yang memungkinkan perangkat seluler terhubung langsung ke satelit tanpa menara seluler tradisional. Layanan pesan darurat Apple juga akan beralih ke jaringan satelit Project Kuiper milik Amazon.
Project Kuiper Amazon saat ini mengoperasikan sekitar 200 satelit dalam pengujian komersial terbatas, menargetkan lebih dari 7.700 satelit dalam jangka panjang. Sebagai perbandingan, Starlink milik SpaceX telah menerjunkan sekitar 10.000 satelit dan melayani 10 juta pengguna secara global. SpaceX mempercepat masuknya ke pasar layanan langsung-ke-perangkat melalui kemitraan dengan T-Mobile, sementara kompetitor seperti AST bekerja sama dengan AT&T dan Verizon.
Pemegang saham Globalstar dapat memilih hingga $90 tunai per saham atau 0,32 saham Amazon, dengan pembayaran tunai dibatasi maksimal 40% dari total. Ini merupakan akuisisi terbesar kedua Amazon setelah Whole Foods. Ketua FCC Brendan Carr menyatakan dukungan atas kesepakatan tersebut, dengan mencatat bahwa kesepakatan ini dapat menghadirkan kompetitor baru ke pasar komunikasi satelit.