Arcus Meluncurkan Tokenized Stocks dan Perpetual Futures di Robinhood Chain

Arcus, bursa terdesentralisasi yang didukung oleh Robinhood Crypto, meluncurkan tokenized stocks dan perpetual futures di Robinhood Chain. Platform tersebut, yang dibangun oleh tim di belakang dYdX, sebelumnya meluncurkan spot markets saat Robinhood Chain resmi aktif pada 1 Juli. Ekspansi ini menambah akses ke lebih dari 95 token saham, pasar perpetual, dan aset kripto melalui self-custodial trading accounts. Langkah ini menempatkan Arcus di sektor aset riil tertokenisasi yang kompetitif, tempat platform mengubah saham, dana, komoditas, dan indeks menjadi instrumen berbasis blockchain. Bagi Robinhood, peluncuran ini menambah kedalaman Robinhood Chain karena perusahaan pialang dan platform kripto menguji sejauh mana produk keuangan onchain dapat meluas melampaui stablecoin dan perdagangan kripto.

Arcus Menerapkan Model Perdagangan Self-Custodial

Arcus menggunakan model self-custodial di mana pengguna mempertahankan kendali atas asetnya alih-alih menyetorkannya ke bursa terpusat. Platform ini memakai Privy, penyedia infrastruktur dompet, untuk memungkinkan pengguna membuat dan mengelola dompet melalui email atau social logins. Pengguna yang sudah memegang kripto dapat menghubungkan dompet self-custodial yang sudah ada, termasuk MetaMask, Ledger, dan WalletConnect, dengan dukungan untuk dompet tambahan yang kompatibel dengan Ethereum.

USDG, stablecoin yang diterbitkan Paxos, berfungsi sebagai jaminan utama dan aset penyelesaian platform. Rangkaian produknya mencakup versi tokenized dari perusahaan-perusahaan AS besar seperti Nvidia, Tesla, Apple, Microsoft, Meta, Google, dan Amazon. Arcus menawarkan pasar perpetual yang terikat pada ekuitas, exchange-traded funds (ETF), komoditas, indeks, dan aset kripto.

Tokenized Stocks Menghadapi Pembatasan Akses Berdasarkan Yurisdiksi

Arcus menyatakan token sahamnya tidak tersedia di AS, Kanada, Inggris, dan yurisdiksi lain yang dibatasi. Pembatasan ini berlaku meski produknya dibangun dengan versi tokenized dari saham AS. Regulator di pasar-pasar utama tengah meninjau bagaimana representasi berbasis blockchain dari aset tradisional masuk ke dalam kerangka keuangan yang sudah ada.

Pertanyaan regulasi utama meliputi apakah pemegang token memiliki kepemilikan langsung atas aset yang mendasarinya, bagaimana penanganan custody dilakukan, pengungkapan apa yang berlaku, dan apakah instrumen seharusnya diperdagangkan dengan aturan sekuritas, derivatif, atau brokerage. Tokenized stocks berada di antara pasar kripto dan aset yang diatur oleh hukum sekuritas tradisional.

Platform Masuk ke Ruang Infrastruktur Pasar Onchain yang Kompetitif

Arcus memasuki pasar di mana perusahaan kripto dan platform keuangan bersaing membangun infrastruktur untuk aset riil tertokenisasi. Platform seperti Uphold telah meluncurkan perdagangan untuk lebih dari 4.000 US stocks dan ETFs. Arcus mengemas token saham, perpetual futures, dan aset kripto ke dalam satu self-custodial account, dengan dukungan penyelesaian stablecoin dan terintegrasi dengan Robinhood Chain.

FAQ

Apa yang diluncurkan Arcus di Robinhood Chain?

Arcus meluncurkan tokenized stocks dan perpetual futures di Robinhood Chain, memberikan akses ke lebih dari 95 token saham, pasar perpetual, dan aset kripto melalui self-custodial trading accounts. Platform ini menggunakan USDG, stablecoin yang diterbitkan Paxos, sebagai jaminan utama dan aset penyelesaian.

Mengapa tokenized stocks Arcus tidak tersedia di United States?

Arcus menyatakan token sahamnya tidak tersedia di AS, Kanada, Inggris, dan yurisdiksi lain yang dibatasi karena perlakuan regulasi yang tidak merata terhadap sekuritas tertokenisasi di pasar-pasar utama. Pembatasan ini mencerminkan bagaimana aturan sekuritas bergantung pada yurisdiksi, kelayakan investor, struktur custody, dan desain produk, meski teknologi memungkinkan distribusi global.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar