Saham ASML Melonjak 5% Setelah Laporan Keuangan Q2 Melampaui Estimasi Analis

ASML2,97%

Produsen peralatan semikonduktor asal Belanda, ASML, sahamnya melonjak lebih dari 7% pada pembukaan perdagangan Eropa sebelum memangkas kenaikan menjadi sekitar 5%. Reli tersebut mengikuti hasil keuangan Q2 perusahaan yang melampaui ekspektasi pasar, dengan pendapatan 9,326 miliar euro dibandingkan proyeksi 8,8 miliar euro dan laba bersih 2,918 miliar euro versus perkiraan 2,62 miliar euro. ASML menaikkan panduan pendapatan setahun penuh untuk kuartal kedua berturut-turut, terjadi di tengah permintaan semikonduktor yang kuat namun dibatasi oleh penguatan kontrol ekspor terhadap peralatan chip canggih ke China.

ASML Melaporkan Pendapatan dan Laba Q2 di Atas Ekspektasi

Pendapatan Q2 ASML mencapai 9,326 miliar euro (sekitar 15,9 triliun won), melampaui konsensus pasar 8,8 miliar euro, menurut CNBC. Laba bersih mencapai 2,918 miliar euro (sekitar 4,97 triliun won), melampaui perkiraan 2,62 miliar euro. Perusahaan menaikkan prospek pendapatan setahun penuh untuk kuartal kedua berturut-turut setelah revisi ke atas serupa pada Q1.

Indeks Belanda Naik saat Pasar Eropa Utama Turun

Lonjakan saham ASML mengangkat indeks Belanda sebesar 0,97% pada pukul 4:35 sore waktu setempat, sementara indeks-indeks utama Eropa bergerak berlawanan arah. Pasar saham Inggris, Jerman, Prancis, dan Italia semuanya turun sekitar 1% selama sesi perdagangan yang sama. Kinerja kuat ASML menjadi penyeimbang terhadap melemahnya pasar Eropa secara lebih luas.

Analis Mencatat Valuasi Tinggi di Tengah Ketidakpastian Regulasi

Analis Morningstar Javier Correonero menyatakan bahwa rasio harga terhadap laba (price-to-earnings) ASML saat ini berada di sekitar 50 kali, mirip dengan level yang terlihat saat puncak pandemi COVID-19. Ia menilai saham tersebut sedikit terlalu mahal, seraya mencatat bahwa ia memandang rasio P/E yang wajar untuk ASML berada pada kisaran 35 hingga 40 kali. Correonero juga menyoroti risiko regulasi, dengan mengatakan, "regulasi bisa berbalik menyerang" dan mengutip contoh sebelumnya ketika pelanggan China menimbun peralatan sebagai antisipasi pengetatan pembatasan, yang memicu lonjakan permintaan.

ASML menghadapi tantangan dari penguatan kontrol ekspor atas peralatan chip canggih. Pada April, anggota Kongres AS dari dua kubu memperkenalkan legislasi untuk melarang penjualan peralatan ultraviolet dalam (deep ultraviolet/DUV) ASML kepada perusahaan semikonduktor China, yang menyebabkan saham ASML turun 6% saat itu. Meski permintaan semikonduktor kuat, investor mempertanyakan apakah belanja modal besar yang digerakkan AI dapat terus berlanjut, sehingga menekan saham-saham terkait semikonduktor.

FAQ

Apa hasil keuangan Q2 ASML?
ASML melaporkan pendapatan Q2 sebesar 9,326 miliar euro, melampaui estimasi pasar 8,8 miliar euro, dan laba bersih 2,918 miliar euro, melampaui perkiraan 2,62 miliar euro.

Bagaimana kinerja saham ASML memengaruhi pasar Eropa?
Lonjakan saham ASML mengangkat indeks Belanda sebesar 0,97%, sementara pasar saham utama Eropa termasuk Inggris, Jerman, Prancis, dan Italia turun sekitar 1% selama sesi perdagangan yang sama.

Tantangan regulasi apa yang dihadapi ASML?
Pada April, anggota Kongres AS dari dua kubu memperkenalkan legislasi untuk melarang penjualan peralatan ultraviolet dalam (DUV) ASML kepada perusahaan semikonduktor China, yang menyebabkan saham ASML turun 6% saat itu.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar