Menurut Jin10, transfer bank antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mengalami keterlambatan yang tidak biasa pada 7 Juli, yang berdampak pada berbagai industri. Masalahnya meliputi dana yang tidak sampai, dikembalikan, atau pembayaran dibekukan, dengan alasan yang masih belum jelas. Beberapa perusahaan terpaksa menggunakan perantara di yurisdiksi lain.
Bank sentral Arab Saudi membantah memberlakukan pembatasan yang menargetkan negara tertentu, dan menyatakan bahwa pihaknya menerapkan kontrol risiko yang seragam. Uni Emirat Arab mengindikasikan bahwa mereka belum menerima keluhan terkait dan menekankan hubungan ekonomi dan perdagangan yang erat antara kedua negara.