Menurut CoinDesk, Bitcoin dan nilai tukar dolar AS/yen Jepang (USD/JPY) mencatat korelasi bergulir 52 minggu sebesar -0,90 pada 30 Juni, menandai level paling negatif sejak akhir 2022. Data TradingView menunjukkan bahwa sekitar 81% dari volatilitas mingguan Bitcoin dapat dijelaskan oleh pergerakan USD/JPY. Korelasi negatif ini mengindikasikan bahwa BTC dan nilai tukar yen terhadap dolar bergerak seirama, secara langsung menantang narasi populer "yen carry trade", yang secara tradisional memperkirakan bahwa pelemahan yen (kenaikan USD/JPY) seharusnya menyertai kenaikan BTC, sementara penguatan yen seharusnya memicu aksi jual safe-haven.
Angka -0,90 mengindikasikan dinamika terbalik: jika Bank of Japan melakukan intervensi untuk mencegah depresiasi yen, yen yang lebih kuat justru dapat memberikan dukungan bagi harga BTC. Analis mencatat bahwa korelasi tidak berarti kausalitas; penguatan dolar AS yang lebih luas dapat mendorong kedua aset secara bersamaan. Dengan pasar yang sudah memperhitungkan setidaknya 25 basis poin kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini, trader harus berhati-hati dalam menyikapi metrik korelasi tunggal.