CEO BlackRock: Tokenisasi Aset Dapat Membuat Investasi Ponsel Semudah Pembayaran

Berita Gate News, pada 23 Maret, CEO BlackRock Larry Fink menyatakan dalam surat tahunan bahwa teknologi tokenisasi aset dapat secara signifikan menyederhanakan proses investasi, membuat pengguna dapat berinvestasi melalui ponsel dengan kemudahan seperti melakukan pembayaran sehari-hari.

Fink menunjukkan bahwa saat ini setengah dari populasi dunia sudah menggunakan dompet digital, dan jika dompet tersebut juga memiliki fungsi investasi, pengguna akan dapat dengan mudah mengelola portofolio aset yang beragam dan mencapai tujuan investasi jangka panjang. Ia percaya bahwa tokenisasi dapat merevolusi infrastruktur keuangan melalui teknologi blockchain, meningkatkan efisiensi penerbitan, perdagangan, dan akses aset.

Tokenisasi aset adalah proses mengubah aset tradisional seperti saham, obligasi, dan properti menjadi token digital di blockchain, sehingga meningkatkan likuiditas dan mendukung investasi pecahan. Sebelumnya, Fink juga menekankan bahwa teknologi ini dapat membantu menurunkan ambang batas investasi dan mendorong partisipasi pasar yang lebih luas.

Seiring dengan percepatan eksplorasi aplikasi blockchain oleh lembaga keuangan tradisional, otoritas pengatur dan badan legislatif juga aktif meneliti penerapan tokenisasi dalam struktur pasar dan pelaksanaan transaksi.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
ABigHeartvip
· 03-24 00:47
Tokenisasi aset mengacu pada konversi aset tradisional seperti saham, obligasi, dan real estat menjadi token digital di blockchain, sehingga meningkatkan likuiditas dan mendukung investasi terfraksionasi. Fink sebelumnya juga menekankan bahwa teknologi ini membantu menurunkan hambatan investasi dan mendorong partisipasi pasar yang lebih luas.
Lihat AsliBalas0