BlackRock Mempertahankan Preferensi Ekuitas AS atas Obligasi meski Ada Ketegangan Timur Tengah pada 20 Juli

BLK0,07%
Menurut BlackRock, manajer aset tersebut mempertahankan preferensinya untuk saham AS dibanding obligasi jangka panjang pada 20 Juli, meski ketegangan di Timur Tengah meningkat. BlackRock menilai bahwa meski konflik geopolitik terbaru menguat, pergerakan harga minyak mentah menunjukkan bahwa investor memandang gangguan tersebut sebagai sementara, bukan guncangan pasokan jangka panjang. Perusahaan itu mencatat bahwa pasokan minyak global tetap kuat dan dapat menyerap gangguan pasokan saat ini, didukung oleh tingginya tingkat persediaan awal, penyesuaian permintaan minyak, kebijakan fiskal yang mendukung, serta momentum investasi yang terus didorong artificial intelligence. BlackRock menyatakan bahwa tidak ada bukti yang cukup kuat bahwa ketegangan baru-baru ini akan melemahkan pertumbuhan ekonomi secara memadai hingga mengubah strategi investasi dengan sentimen risiko (risk-on), dengan ledakan investasi AI dan preferensi infrastruktur yang tetap terjaga. Manajer aset itu menambahkan bahwa tingkat pertumbuhan keuntungan perusahaan terus mengungguli biaya modal yang meningkat secara nyaman, yang menjadi alasan utama mempertahankan sikap saham dibanding obligasi.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar