Blue Origin Mempercepat Rencana Pusat Data Ruang Angkasa "Project Sunrise", Berencana Menerapkan 51.600 Satelit untuk Mendukung Daya Komputasi AI

GateNews

Berita Gate News, pada 20 Maret, Blue Origin telah mengajukan permohonan kepada Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat untuk "Project Sunrise" (Proyek Matahari Terbit), yang bertujuan menempatkan hingga 51.600 satelit di orbit sinkron matahari untuk membangun jaringan pusat data luar angkasa berskala besar. Sistem ini direncanakan akan menggunakan link optik antar satelit untuk komunikasi berkecepatan tinggi, serta menggabungkan jaringan backhaul seperti TeraWave untuk mentransfer data, dengan fokus melayani kebutuhan komputasi kecerdasan buatan dan beban pusat data.

Dari segi jalur teknologi, proyek ini bertujuan memperluas infrastruktur daya komputasi ke lapisan orbit, meningkatkan efisiensi pengolahan dan transmisi data, sekaligus mengurangi hambatan yang disebabkan oleh batasan energi dan ruang di permukaan bumi. Para ahli berpendapat bahwa pusat data luar angkasa dapat menjadi arah baru dalam kompetisi daya komputasi AI, namun penerapan skala besar masih menghadapi tantangan biaya, regulasi, dan sumber daya orbit yang kompleks.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar