BofA Menyarankan Strategi Saham AS yang Tahan Menghadapi Lemahnya Tren Historis dari Agustus hingga Oktober

BAC0,18%
GS-1,48%
Key Takeaways
  • Bank of America merilis laporan yang menyarankan investor untuk menerapkan strategi defensif selama periode Agustus–Oktober yang secara historis lemah.
  • S&P 500 rata-rata mencatat penurunan 0,02% selama Agustus–Oktober sejak 1928, dengan koreksi rata-rata sebesar 7,35% pada tahun-tahun penurunan.
  • Strategi BofA merekomendasikan untuk menurunkan risiko atau membangun posisi lindung nilai (hedge) pada Juli–Agustus untuk menghadapi periode November–Januari yang secara historis kuat.

Bank of America merilis laporan pada tanggal 27 (waktu setempat) yang menasihati investor untuk menerapkan strategi defensif saat saham AS memasuki periode Agustus-Oktober yang secara historis lemah. Menurut Business Insider, analisis Bank of America menunjukkan S&P 500 telah rata-rata turun 0,02% selama Agustus-Oktober sejak 1928, dengan rata-rata koreksi 7,35% pada tahun-tahun ketika indeks mengalami penurunan. Rekomendasi ini muncul di tengah meningkatnya volatilitas pasar yang dipicu ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan pergeseran arus investasi terkait AI, sementara saham-saham terkait memori yang memimpin kenaikan tahun ini kini menghadapi tekanan ambil untung.

Analisis Bank of America: Kinerja Historis Agustus-Oktober S&P 500 Sejak 1928

Laporan Bank of America menganalisis data kinerja S&P 500 dari 1928 hingga saat ini. Analisis tersebut mengungkap bahwa periode Agustus-Oktober secara historis menjadi fase lemah bagi saham AS, dengan indeks rata-rata turun 0,02% selama tiga bulan tersebut. Pada tahun-tahun ketika saham melemah, koreksi rata-ratanya mencapai 7,35%. Bank of America menjelaskan bahwa periode ini biasanya membuat investor cenderung mengadopsi kecenderungan defensif yang lebih kuat.

Volatilitas Pasar Saat Ini Dipicu Risiko Geopolitik dan Perubahan Arus Investasi AI

Pasar saham terbaru menunjukkan volatilitas tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah dan perubahan arus investasi terkait artificial intelligence (AI). Saham-saham terkait memori yang mendorong kenaikan pasar tahun ini kini menunjukkan momentum kenaikan yang melambat karena menghadapi tekanan ambil untung.

Data Historis Menunjukkan Performa Saham yang Kuat pada Oktober-Desember

Analisis Bank of America menemukan bahwa periode rebound yang kuat sering kali muncul setelah kelemahan musiman. Periode Oktober-Desember menjadi fase representatif dari kinerja pasar saham yang kuat sejak 1928, dengan S&P 500 naik sekitar 74% pada interval tersebut.

Strategi Bank of America: Rekomendasi Penempatan Defensif untuk Juli-Agustus

Para strategis Bank of America menyatakan bahwa “penyesuaian musiman Agustus-Oktober dapat menjadi peluang untuk membeli jika didukung indikator teknis.” Mereka menambahkan bahwa “arus Agustus-Oktober yang lemah dapat menjadi peluang untuk mengurangi risiko atau membangun posisi hedge pada Juli-Agustus, lalu bersiap menghadapi periode November-Januari yang kuat.”

Suku Bunga dan Harga Energi Diidentifikasi sebagai Variabel Kunci Pasar

Bank of America menjelaskan bahwa suku bunga, harga energi, dan jadwal pemilu dapat menjadi variabel utama bagi pasar saham di masa depan. Muncul kekhawatiran bahwa kenaikan harga energi bisa menghidupkan kembali tekanan inflasi, melemahkan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve, dan memicu kenaikan suku bunga jangka panjang. Ned Davis Research menilai dalam laporan terbaru bahwa lingkungan ketika harga energi dan imbal hasil obligasi naik secara bersamaan merupakan karakteristik yang muncul sebelum pasar beruang besar di masa lalu. Goldman Sachs juga menganalisis bahwa pada setiap tahun pemilu paruh waktu sejak 1974, imbal hasil median S&P 500 dari awal Agustus hingga hari pemilu November adalah 0%.

FAQ

Apa yang disampaikan laporan Bank of America tentang kinerja saham AS Agustus-Oktober?

Laporan Bank of America yang dirilis pada tanggal 27 (waktu setempat) menganalisis bahwa S&P 500 telah rata-rata turun 0,02% selama periode Agustus-Oktober sejak 1928, dengan rata-rata koreksi 7,35% pada tahun-tahun ketika saham melemah.

Mengapa pasar saham AS saat ini menunjukkan volatilitas tinggi?

Pasar saham terbaru menunjukkan volatilitas tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah dan perubahan arus investasi terkait AI, dengan saham-saham terkait memori menghadapi tekanan ambil untung setelah memimpin kenaikan pasar tahun ini.

Pola historis apa yang mengikuti periode kelemahan Agustus-Oktober?

Menurut analisis Bank of America, periode Oktober-Desember secara historis menunjukkan kinerja pasar saham yang kuat sejak 1928, dengan S&P 500 naik sekitar 74% pada interval tersebut, sering kali setelah kelemahan musiman Agustus-Oktober.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar