Botanix Labs Menutup Jaringan Bitcoin Layer 2 Setelah Empat Tahun

BTC0,33%
LINK-2,91%
MORPHO4,87%
WBTC-0,76%

Botanix Labs mengumumkan bahwa pihaknya akan menutup jaringan Bitcoin Layer 2 setelah hampir empat tahun pengembangan. Perusahaan menyebut kurangnya permintaan untuk aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) asli Bitcoin agar dapat menopang ekonomi jaringan dalam jangka panjang. Meski mencapai uptime 100%, memproses 25 juta transaksi di lebih dari 200.000 wallet, serta mengintegrasikan diri dengan penyedia infrastruktur besar, jaringan itu gagal menghasilkan pendapatan biaya transaksi yang cukup untuk menutup biaya operasional. Perusahaan mengatakan sebagian besar pengguna memperlakukan Bitcoin sebagai penyimpanan nilai jangka panjang, bukan berpartisipasi aktif dalam aplikasi DeFi.

Botanix Labs Menutup Jaringan Bitcoin Layer 2

Botanix Labs mengatakan pihaknya akan menutup jaringan Bitcoin Layer 2 karena kurangnya permintaan untuk aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) asli Bitcoin guna mendukung ekonomi jaringan dalam jangka panjang. Proyek ini berencana membuat lapisan aplikasi berbasis Bitcoin tanpa bergantung pada insentif token asli atau mekanisme yang memicu inflasi, dan mengatakan pada akhirnya mereka menilai aktivitas transaksi organik tidak cukup untuk menutup biaya infrastruktur yang diperlukan untuk mempertahankan jaringan.

Jaringan Mencapai Uptime 100% dan 25 Juta Transaksi

Meski memutuskan untuk menghentikan operasional, Botanix membagikan beberapa capaian teknis selama peluncuran mainnet. Menurut tim, infrastruktur Spiderchain mempertahankan uptime 100% dan tidak mengalami insiden keamanan apa pun selama setahun. Proyek ini juga mengembangkan Dynafed, sistem federasi dinamis yang mengubah Spiderchain dari konfigurasi multisignature statis menjadi jaringan terdesentralisasi yang berputar.

Botanix melaporkan jaringan mereka memproses sekitar 25 juta transaksi di lebih dari 200.000 wallet serta memfasilitasi perpindahan aset senilai puluhan juta dolar. Platform ini juga mengamankan integrasi dengan penyedia infrastruktur dan protokol besar, termasuk Chainlink, Morpho, dan OKX Wallet.

Perilaku Pengguna Berfokus pada Penyimpanan Aset, Bukan Aktivitas DeFi

Tim menyebut bahwa perilaku pengguna tidak selaras dengan aktivitas transaksi frekuensi tinggi yang dibutuhkan untuk menghasilkan pendapatan biaya yang berkelanjutan. Sebaliknya, sebagian besar peserta menggunakan jaringan terutama untuk penyimpanan aset jangka panjang, bukan untuk terlibat DeFi secara aktif.

Botanix mengatakan pengalaman ini mengungkap beberapa pelajaran penting mengenai kondisi ekosistem Bitcoin saat ini. Tim berpendapat bahwa Bitcoin masih dipandang terutama sebagai penyimpanan nilai, bukan sebagai platform untuk aplikasi terdesentralisasi. Mereka juga menyoroti performa yang lemah pada peluncuran token serta melihat bahwa banyak permintaan untuk DeFi berbasis Bitcoin terkonsentrasi pada produk Bitcoin yang dibungkus (wrapped) di Ethereum dan jaringan smart contract lainnya.

Selain itu, Botanix mengamati adanya peningkatan konsentrasi aktivitas di platform tersentralisasi seperti bursa, Robinhood, Hyperliquid, dan institusi keuangan tradisional, di mana kemudahan penggunaan dan akses institusional sering kali mengalahkan manfaat dari desentralisasi.

Penutupan Botanix kini hanya menambah pertanyaan apakah jaringan Bitcoin Layer 2 di luar Lightning Network benar-benar dapat menarik cukup banyak aktivitas pengguna yang berkelanjutan agar tetap layak secara ekonomi tanpa mengandalkan insentif token.

FAQ

Mengapa Botanix Labs menutup jaringan Bitcoin Layer 2?

Botanix Labs menutup jaringan Bitcoin Layer 2 karena jaringan tersebut gagal menghasilkan pendapatan biaya transaksi yang cukup untuk menutup biaya operasional. Perusahaan mengatakan sebagian besar pengguna memperlakukan Bitcoin sebagai penyimpanan nilai jangka panjang, bukan berpartisipasi aktif dalam aplikasi DeFi, sehingga aktivitas transaksi organik tidak memadai untuk mempertahankan ekonomi jaringan dalam jangka panjang.

Capaian teknis apa yang berhasil diraih Botanix selama masa operasional?

Botanix melaporkan bahwa infrastruktur Spiderchain mempertahankan uptime 100% tanpa insiden keamanan selama setahun. Jaringan memproses sekitar 25 juta transaksi di lebih dari 200.000 wallet, memfasilitasi perpindahan aset senilai puluhan juta dolar, serta mengamankan integrasi dengan penyedia infrastruktur besar termasuk Chainlink, Morpho, dan OKX Wallet. Proyek ini juga mengembangkan Dynafed, sistem federasi dinamis yang mengubah Spiderchain dari konfigurasi multisignature statis menjadi jaringan terdesentralisasi yang berputar.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar