Menurut Benzinga, produsen DRAM terbesar China, Changxin Memory (CXMT), menyelesaikan IPO senilai 8,6 miliar dolar AS di Shanghai hari ini. Harga saham melonjak 466% pada hari pertama, yang menunjukkan keyakinan investor terhadap upaya Beijing untuk membangun raksasa chip memori yang mampu bersaing secara global.
Analis Counterpoint Research, MS Hwang, mencatat bahwa meskipun produsen China bergerak cepat mengembangkan DRAM dan NAND untuk kebutuhan umum, mereka masih tertinggal satu generasi dalam HBM (high-bandwidth memory). SanDisk dan Western Digital, pemasok NAND tradisional, tampaknya lebih rentan menghadapi persaingan China yang semakin intens di produk memori standar—di mana modal, bukan hambatan teknis, yang menentukan siapa yang bisa masuk pasar—sebuah keunggulan yang dimiliki pendatang baru yang didukung negara.