Keputusan suku bunga The Fed diperkirakan akan diumumkan pada 30 Juli, dan Ketua Kevin Warsh akan menggelar konferensi pers pada pukul 02.30 dini hari. Sebagian ekonom jarang-jarang menyerukan agar kali ini langsung menaikkan suku bunga, dengan alasan daya dorong penurunan suku bunga pada 2025 terlalu agresif, sementara inflasi inti PCE masih berada di atas target 2% lebih dari satu poin persentase. Namun mayoritas pasar tetap memperkirakan tidak ada perubahan: data CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan suku bunga sekitar 38%.
Landasan utama bagi narasi kenaikan suku bunga: core PCE melampaui target 2% lebih dari satu poin
Argumen inti yang mendukung kenaikan suku bunga dari Lavorgna memuat tiga petunjuk:
· Pertama, indeks harga inti PCE yang menjadi fokus utama The Fed, telah bertahun-tahun berada di atas target 2% lebih dari satu poin persentase, menjadi tumpuan utama bagi narasi kenaikan suku bunga;
· Kedua, pasar tenaga kerja sudah stabil, sehingga prasyarat The Fed untuk menurunkan suku bunga secara beruntun pada 2025 tidak lagi berlaku;
· Ketiga, satu-satunya area yang bisa disebut benar-benar bersifat kontraktif dari kebijakan saat ini adalah sektor properti, tetapi bobot real estat dalam perekonomian total hanya sekitar 3%, sehingga tidak cukup untuk mencerminkan kontraksi yang bersifat menyeluruh.
Lavorgna berpendapat belanja modal terkait AI sedang mendorong kebutuhan kredit, sehingga suku bunga netral meningkat, membuat level suku bunga saat ini sebenarnya lebih tidak kontraktif daripada yang dibayangkan para pembuat kebijakan.
Pernyataan Presiden The Fed Dallas: kenaikan suku bunga yang moderat lebih mampu menyeimbangkan prospek ekonomi
Presiden Fed Dallas Lorie Logan, anggota FOMC yang memiliki hak suara untuk 2026, pekan lalu secara terbuka menyatakan, “penyesuaian suku bunga secara moderat akan lebih mampu menyeimbangkan prospek ekonomi.” Pernyataan ini sejalan dengan sikap hawkish Lavorgna, menjadikannya salah satu perhatian pasar.
Pernyataan Logan membuat “narasi kenaikan suku bunga” tidak lagi sekadar seruan dari luar pasar, melainkan datang langsung dari pejabat FOMC yang memiliki kualifikasi hak suara, sehingga menambah ketidakpastian keputusan kali ini.
Analisis CNBC: tiga alasan mengapa Warsh kemungkinan menahan dan mengapa panduan ke depan dipersempit
Analisis CNBC menyebutkan Warsh menahan diri pekan ini dengan alasan berikut:
Tidak sesuai dengan strategi kebijakan secara keseluruhan: kenaikan suku bunga tidak sejalan dengan kerangka kebijakan yang dibangun sejak Warsh menjabat
Berpotensi memicu ketidakpuasan Trump: pertimbangan sensitivitas politik
Berpotensi melemahkan capaian tim reformasi: Warsh memimpin langsung beberapa kelompok tugas reformasi The Fed, sehingga keputusan kenaikan suku bunga bisa memengaruhi kelanjutan progres pekerjaan tersebut
Perlu dicatat bahwa setelah Warsh menjabat, ia memangkas secara besar-besaran panduan ke depan yang lazim dipakai The Fed sebelumnya; petunjuk yang didapat pasar sebelum pertemuan kali ini lebih sedikit daripada pada keputusan apa pun sebelumnya. Ia bahkan pernah memprediksi pertemuan kali ini bisa memunculkan perbedaan pendapat secara terbuka; jika benar-benar terjadi kenaikan suku bunga, itu akan menjadi ujian paling besar sejak ia mengambil alih The Fed.
FAQ
Kapan keputusan suku bunga The Fed kali ini diumumkan, dan lembaga serta individu mana yang menyerukan kenaikan suku bunga?
Keputusan suku bunga akan diumumkan pada 30 Juli 2026 pukul 02.00 dini hari waktu Taipei. Konferensi pers Ketua Warsh dijadwalkan pukul 02.30 dini hari. Kepala ekonom SMBC Nikko Seksi Amerika untuk Asia Joe Lavorgna dan Presiden Fed Dallas Lorie Logan sama-sama pernah menyatakan dukungan untuk kenaikan suku bunga atau penyesuaian suku bunga secara moderat.
Berapa peluang kenaikan suku bunga yang saat ini ditunjukkan oleh CME FedWatch?
Berdasarkan data CME FedWatch, hingga saat artikel ini ditulis, peluang pasar memprediksi kenaikan suku bunga kali ini sekitar 38%, lebih rendah dari angka 55/45; survei FactSet menunjukkan estimasi umum bahwa suku bunga akan tetap di kisaran 3,5% hingga 3,75%.
Mengapa sebagian besar analis masih memperkirakan Warsh mempertahankan suku bunga?
Analisis CNBC menyebutkan tiga alasan utama: kenaikan suku bunga tidak sesuai dengan strategi kebijakan keseluruhan Warsh, berpotensi memicu ketidakpuasan Trump, dan berpotensi melemahkan capaian tim reformasi The Fed yang dipimpinnya secara langsung; selain itu, Warsh telah memangkas panduan ke depan secara besar-besaran, sehingga petunjuk yang tersedia bagi pasar sebelum keputusan kali ini jauh lebih sedikit dibanding sebelumnya.