Enso Meluncurkan Aplikasi RWA Dengan Akses ke 500 Aset Tokenisasi

ENSO6,74%
RWA-0,38%
ONDO-1,77%
PORTO-2,52%

Platform pengembangan Web3 berbasis di Swiss, Enso, meluncurkan aplikasi real-world asset (RWA) yang menawarkan akses ke lebih dari 500 aset token melalui integrasi dengan xStocks, Ondo Finance, dan Porto milik Anchorage Digital. Aplikasi ini dirancang untuk memberi pengguna akses ke saham token, ETF, Treasurys, komoditas, dan stablecoin melalui lapisan eksekusi Enso, sekaligus mengatasi fragmentasi di antara penerbit, chain, venue, dan pengaturan kustodi. Peluncuran ini menempatkan Enso dalam segmen pasar aset digital yang sedang berkembang pesat, di mana infrastruktur kripto digunakan untuk mendistribusikan eksposur keuangan tradisional melalui jalur blockchain, seiring perusahaan kripto Eropa memperdalam ekspansi ke aset tradisional yang telah tokenisasi.

Enso Meluncurkan Aplikasi RWA dengan 500+ Aset Token

Aplikasi real-world asset Enso menyediakan akses ke lebih dari 500 aset token melalui kemitraan dengan xStocks, Ondo Finance, dan Porto milik Anchorage Digital. Ondo akan menyediakan ekuitas tokenisasi, produk treasury, dan infrastruktur pasar modal, sementara xStocks akan memungkinkan akses ke ekuitas tokenisasi dan ETF.

Aset yang tersedia mencakup perusahaan-perusahaan besar AS seperti Apple, Microsoft, Nvidia, Amazon, Alphabet, Meta, Tesla, dan SpaceX. Enso mengatakan bahwa menghadirkan aset-aset ini ke bawah satu lapisan distribusi dan eksekusi yang terpadu akan menyederhanakan akses di berbagai venue dan meningkatkan pengalaman pengguna.

Aset AS yang Ditokenisasi Menarik Permintaan Investor Eropa

Peluncuran ini hadir ketika perusahaan kripto Eropa memperluas ekspansi ke aset tradisional yang telah ditokenisasi. Awal tahun ini, Bitpanda berbasis di Austria memperluas layanannya ke sekitar 10.000 saham dan ETF, sementara platform aset digital Eropa lainnya bergerak untuk menangkap permintaan atas sekuritas tokenisasi.

Sebagian besar permintaan itu datang dari investor di luar Amerika Serikat yang menginginkan eksposur ke pasar AS tanpa bergantung pada jam perdagangan tradisional atau infrastruktur pialang lokal. Ekuitas yang ditokenisasi dapat menawarkan akses pasar yang lebih luas, penyelesaian yang lebih cepat, dan ketersediaan 24/7.

Co-founder dan CEO Enso, Connor Howe, mengatakan permintaan terkonsentrasi pada dua area: “akses tokenisasi ke pasar AS, dengan perdagangan 24/7 yang tidak bisa ditandingi oleh venue tradisional, dan aset dolar yang menghasilkan imbal hasil.”

Pasar RWA Menunjukkan Pertumbuhan Holder di Tengah Penurunan Nilai

Jumlah pemegang aset token meningkat 13,4% selama 30 hari terakhir menjadi 930.612, menurut data RWA.xyz. Namun, nilai total aset token mengalami penurunan 0,9% dalam periode yang sama.

Utang Treasury AS tetap menjadi kategori aset tokenisasi terbesar, dengan nilai onchain 15 miliar dolar AS. Komoditas tokenisasi berada di peringkat kedua senilai 4,6 miliar dolar AS, disusul kredit berbasis aset senilai 2,2 miliar dolar AS. Saham tokenisasi menyumbang nilai onchain total 1,6 miliar dolar AS, menempatkannya di urutan kelima di antara kategori aset tokenisasi.

Saham tokenisasi pertama kali menembus 1 miliar dolar AS nilai onchain total pada 10 Maret, ketika Ondo menyumbang sekitar 58% dari pasar dan xStocks sekitar 24%.

Kompetisi Distribusi Membentuk Infrastruktur RWA

Langkah Enso menambah lapisan infrastruktur lain ke pasar yang sudah dibentuk oleh penerbit aset, bursa, penyedia kustodi, dan platform tokenisasi. Bagi penerbit seperti Ondo dan xStocks, distribusi tetap menjadi hal yang krusial. Aset tokenisasi tidak cukup hanya diterbitkan—aset tersebut membutuhkan likuiditas, routing, kontrol kepatuhan, integrasi kustodi, serta platform yang berorientasi pada pengguna agar aset dapat digunakan di luar satu venue.

Bagi bursa dan platform institusional, pertumbuhan ekuitas tokenisasi dan Treasurys menciptakan peluang sekaligus paparan regulasi. Saham AS yang ditokenisasi dapat menarik permintaan internasional, tetapi juga memunculkan pertanyaan terkait kepatuhan sekuritas, kelayakan investor, akses pasar, dan hak hukum yang melekat pada representasi onchain atas aset tradisional.

FAQ

Apa yang diluncurkan Enso?

Enso meluncurkan aplikasi real-world asset yang menawarkan akses ke lebih dari 500 aset token melalui integrasi dengan xStocks, Ondo Finance, dan Porto milik Anchorage Digital. Aplikasi ini menyediakan akses ke saham token, ETF, Treasurys, komoditas, dan stablecoin melalui lapisan eksekusi Enso.

Seberapa besar pasar saham yang ditokenisasi?

Saham tokenisasi menyumbang nilai onchain total 1,6 miliar dolar AS, menempatkannya di urutan kelima di antara kategori aset tokenisasi. Saham tokenisasi pertama kali menembus 1 miliar dolar AS nilai onchain total pada 10 Maret, ketika Ondo menyumbang sekitar 58% dari pasar dan xStocks sekitar 24%.

Mengapa aset AS yang ditokenisasi menarik permintaan?

Menurut co-founder dan CEO Enso, Connor Howe, permintaan terkonsentrasi pada dua area: akses tokenisasi ke pasar AS dengan perdagangan 24/7 yang tidak bisa ditandingi oleh venue tradisional, serta aset dolar yang menghasilkan imbal hasil. Sebagian besar permintaan datang dari investor di luar Amerika Serikat yang ingin mendapatkan eksposur ke pasar AS tanpa bergantung pada jam perdagangan tradisional atau infrastruktur pialang lokal.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar