Pesan Berita Gate, 15 April — Sebuah aplikasi Ledger Live yang palsu di Apple App Store mencuri sekitar $9,5 juta dari lebih dari 50 pengguna antara 7 dan 13 April, menurut peneliti blockchain ZachXBT. Aplikasi palsu tersebut membobol informasi dompet dan menguras aset di lima blockchain utama: Bitcoin, jaringan berbasis EVM, Tron, Solana, dan Ripple.
Investigasi ZachXBT menelusuri dana curian melalui lebih dari 150 alamat setoran di sebuah CEX besar, dengan aset yang dicuci melalui layanan bernama AudiA6, yang menawarkan pencucian dana ilegal dengan komisi tinggi. Insiden ini menyoroti meningkatnya aktivitas ilegal di bursa tersebut belakangan ini, yang sebelumnya membayar lebih dari $300 juta denda AS atas pelanggaran anti pencucian uang dan dibatasi untuk tidak menerima pengguna UE baru oleh regulator Austria pada Februari 2026.
Tiga investor besar mengalami kerugian yang sangat parah: satu pengguna kehilangan 3,23 juta USDT pada 9 April, pengguna lain kehilangan 2,07 juta USDC pada 11 April, dan pihak ketiga kehilangan 20,64 BTC, 211 stETH, dan 70 ETH pada 8 April. Sejak itu, Apple telah menghapus aplikasi penipuan tersebut dari platformnya.
Insiden ini telah menghidupkan kembali kekhawatiran tentang keamanan dan proses moderasi App Store, dengan para ahli mencatat bahwa kemungkinan gugatan class action terhadap Apple sedang dibahas.