Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) menerbitkan daftar sementara MiCA pada 26 Juni, dengan Jerman memimpin jumlah izin di Uni Eropa dan Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) setelah menyetujui 57 penyedia layanan aset kripto (CASP), atau sekitar 23% dari total 244 izin. Hingga 26 Juni, lima negara anggota UE — Yunani, Hungaria, Polandia, Portugal, dan Rumania — mencatatkan nol izin.
BaFin Menjelaskan Dua Alasan Jerman Memimpin
Otoritas keuangan Jerman, BaFin, memberikan dua penjelasan kepada Cointelegraph:
Pertama, Jerman memiliki banyak lembaga kredit yang dapat langsung mengajukan izin layanan aset kripto berdasarkan MiCA;
Kedua, aturan transisi dalam Undang-Undang Perdagangan Sekuritas Jerman memberikan jalur perizinan yang disederhanakan, memungkinkan beberapa penyedia layanan mempercepat proses persetujuan, sementara yurisdiksi lain mungkin tidak memiliki sistem serupa yang sudah ada.
BaFin juga memperingatkan bahwa hasil akhir akan bergantung pada perkembangan pasar, model inovasi, dan jumlah aplikasi yang menunggu persetujuan di masing-masing negara anggota; BaFin menyatakan tidak dapat memprediksi apakah dominasi Jerman akan bertahan, dan memperkirakan jumlah izin di negara UE lain akan meningkat seiring waktu, secara keseluruhan sangat terkait dengan skala industri keuangan masing-masing negara.
Prancis Catat Izin Terbanyak pada Periode yang Sama, Lima Negara Anggota Nol Izin
Daftar sementara ESMA menunjukkan bahwa Prancis menyetujui 5 CASP antara 18–22 Juni 2026, menjadi yang terbanyak di antara semua yurisdiksi pada periode tersebut. Perusahaan yang disetujui termasuk Bpifrance Investissement, RCUBE Asset Management, Paymium, Leonod, dan Meria; pada minggu yang sama, Malta menyetujui 2, dengan total 11 di seluruh EEA.
Hingga 26 Juni, lima negara anggota UE berikut mencatatkan nol izin dalam daftar sementara ESMA:
Yunani: Binance sebelumnya mengajukan izin MiCA Yunani lalu menariknya, dan mengalihkan aplikasi lisensi ke yurisdiksi lain.
Polandia: Legislasi implementasi MiCA tertunda karena tiga kali veto presiden, dan hingga batas waktu belum ada kerangka perizinan MiCA yang dibangun (Cointelegraph sebelumnya melaporkan).
Hungaria, Portugal, Rumania: Daftar sementara ESMA menunjukkan nol izin; ESMA tidak memberikan penjelasan rinci.
Daftar Ketidakpatuhan MiCA: 160 dari 162 Entri Berasal dari Italia
Selain daftar CASP yang disetujui, ESMA juga menerbitkan daftar ketidakpatuhan. Hingga 26 Juni 2026, daftar ketidakpatuhan mencatat 162 entri, di mana 160 berasal dari Italia, dan masing-masing satu dari Belanda dan Slowakia (masing-masing terkait MEXC dan LWEX).
Baik ESMA maupun BaFin tidak memberikan penjelasan publik mengenai komposisi entri ketidakpatuhan Italia; daftar sementara ESMA juga tidak menjelaskan apakah entri tersebut merupakan status transisi yang masih dalam proses persetujuan, atau merupakan pelaku dengan celah kepatuhan.
Pertanyaan Umum
Sampai kapan data daftar sementara MiCA ESMA? Bagaimana pembaruannya?
ESMA menerbitkan daftar sementara pada Jumat, 26 Juni 2026, dengan data hingga tanggal yang sama. ESMA tidak menyebutkan jadwal pembaruan spesifik dalam rilis ini; setelah MiCA resmi berlaku pada 1 Juli, perubahan izin diperkirakan akan tercermin secara bertahap dalam daftar.
Mengapa Jerman memimpin jumlah izin MiCA dibandingkan negara anggota UE lainnya?
BaFin menjelaskan dua alasan utama kepada Cointelegraph: Jerman memiliki banyak lembaga kredit yang dapat langsung mengajukan izin MiCA, dan aturan transisi dalam Undang-Undang Perdagangan Sekuritas Jerman menyediakan jalur perizinan yang disederhanakan. BaFin juga menyatakan tidak dapat memprediksi apakah posisi terdepan ini akan bertahan.
Apa alasan Polandia belum mengeluarkan izin MiCA sama sekali?
Menurut laporan Cointelegraph sebelumnya, legislasi implementasi MiCA Polandia tertunda karena tiga kali veto presiden. Hingga batas waktu 1 Juli, Polandia belum membangun kerangka perizinan MiCA, sehingga daftar sementara ESMA mencatat nol izin untuk Polandia.