Berita Gerbang, 16 April — Universitas Hannam mengadakan upacara peletakan batu pertama pada 16 April untuk proyek besar pusat data GPU di wilayah tengah Korea Selatan, Daejeon. Fasilitas ini akan menampung lebih dari 62.500 GPU kelas Blackwell, dengan total biaya fasilitas sekitar 2,5 triliun won Korea ($1,9 miliar).
Supermicro, pemasok GPU Nvidia, akan menangani pengadaan GPU untuk proyek tersebut. Inisiatif ini melibatkan Supermicro, BKB Energy, KT, dan TurboScale, yang akan mengelola pasokan GPU serta pemasangan sistem pendingin. Para pihak telah menandatangani NDA (perjanjian non-disclosure) untuk memastikan pasokan GPU kapan pun diperlukan.
Lee Jun-won, wakil ketua Komite Strategi AI Universitas Hannam, menyatakan bahwa fasilitas tersebut pada akhirnya dapat menampung sekitar 320.000 GPU. Pada tahap awal, 62.500 unit kelas Blackwell akan dikerahkan, dengan pengaturan kontraktual untuk melakukan peningkatan ke prosesor kelas Vera Rubin dan prosesor tier lebih tinggi sesuai keinginan. Proyek ini sepenuhnya didanai melalui modal swasta, dengan investasi dari sumber AS, Kanada, dan Prancis, serta investor domestik termasuk Meritz Fire & Marine Insurance, Woori Investment & Securities, dan BKB Energy.
Sekitar 80% GPU akan menggunakan pendinginan cair untuk pengelolaan termal. Pasokan air akan ditangani oleh Korea Water Resources Corporation, sementara Korea Electric Power Corporation akan pada awalnya menyediakan listrik 40MW, dengan rencana untuk mengamankan tambahan 100MW melalui sistem penyimpanan energi (ESS). Universitas Hannam berencana menyelesaikan desain bangunan tahun ini dan memulai konstruksi penuh tahun depan.