Minggu lalu (6-10 Juni), saham Hansung Enterprise melonjak 100%, naik dari 4.230 won Korea menjadi 8.460 won, menurut data Korea Exchange. Perusahaan yang dikenal sebagai H-CREMY dan menghadapi risiko delisting ini melihat minat beli meningkat tajam setelah komunitas online membagikan cerita tentang dukungannya untuk konser veteran militer, sehingga permintaan investasi menjadi bersifat “didorong dukungan” ketimbang perkembangan bisnis yang fundamental.
Saham tema lainnya juga menguat meski pasar yang lebih luas melemah. Kumho Electric dan Kumho Construction, yang terkait dengan proyek klaster semikonduktor pemerintah di wilayah Honam, masing-masing naik 79,62% dan 77,05%, sementara Kumho Construction sempat menyentuh level tertinggi 52 pekan di 19.380 won. Korea Exchange menerbitkan peringatan kehati-hatian dan peringatan investasi untuk saham-saham tersebut, tetapi tekanan beli tetap berlanjut. Analis mencatat bahwa kenaikan berbasis tema dengan dukungan fundamental yang minim menciptakan volatilitas yang signifikan dan memerlukan pendekatan yang hati-hati, bukan pengejaran pembelian.