Penambang Bitcoin Hut 8 melihat sahamnya naik lebih dari 10% pada Senin setelah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Toronto dan Nasdaq mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani sewa 15 tahun kedua senilai $9,8 miliar untuk pusat data AI-nya. Kesepakatan ini menggandakan kapasitas penyewa di kampus Beacon Point milik Hut 8 di Texas menjadi 704 megawatt. Langkah ini mencerminkan pergeseran industri yang lebih luas karena penambang Bitcoin semakin beralih ke infrastruktur AI di tengah tantangan profitabilitas penambangan.
Saham Hut 8 Naik Lebih dari 10% pada Senin
Saham Hut 8 sempat mencapai setinggi $106 sebelum turun ke sekitar $101. Sahamnya ditutup pada Senin dengan kenaikan lebih dari 10%.
Kontrak Kampus Beacon Point Tembus Nilai Dasar $19,6 Miliar
Kesepakatan ini akan membuat pusat data kampus Beacon Point perusahaan berbasis di Toronto di Texas menanggung 352 megawatt kapasitas TI. Kapasitas penyewa yang menggunakan pusat data tersebut akan digandakan menjadi 704 MW. Hut 8 menambahkan bahwa kampus itu memiliki nilai kontrak basis-term sebesar $19,6 miliar selama 15 tahun, naik hingga setinggi $50,2 miliar jika opsi perpanjangan dijalankan.
CEO Asher Genoot Menyoroti Komitmen Penyewa
Asher Genoot, CEO Hut 8, mengatakan: "Uji nyata dari pendekatan kami yang mengutamakan daya adalah apa yang bersedia dikomitmenkan para mitra terhadapnya. Penyewa kami di Beacon Point memilih untuk menggandakan jejaknya di lokasi tersebut, validasi terkuat yang bisa diterima sebuah aset."
Hut 8 Menandatangani Kemitraan American Data Centers Tahun Lalu
Hut 8 tahun lalu menandatangani kesepakatan dengan American Data Centers Inc., sebuah perusahaan yang didukung oleh putra-putra Presiden Donald Trump, Eric dan Donald Jr., untuk memasok peralatan penambangan Bitcoin dan membantu peluncuran perusahaan penambangan Bitcoin mereka yang bernama American Bitcoin.
Kemitraan Didukung Google Diamankan pada Desember
Pada bulan Desember, perusahaan tersebut mengamankan kemitraan yang didukung Google dengan Anthropic dan Fluidstack untuk membangun hingga 2,3 gigawatt kapasitas pusat data AI di AS.
Penambang Bitcoin Beralih ke Infrastruktur AI
Hut 8 adalah salah satu dari sejumlah penambang besar yang terdaftar secara publik yang mulai mengarahkan sumber daya untuk menyediakan infrastruktur bagi komputasi berdaya tinggi. Sejumlah penambang Bitcoin telah mengambil langkah penuh ke industri ini karena membuat koin digital terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar menjadi semakin sulit, sementara permintaan untuk komputasi AI melonjak. Ketika harga Bitcoin turun, menjadi lebih sulit bagi penambang Bitcoin untuk memenuhi kebutuhan.
Bitfarms yang terdaftar di Nasdaq tahun lalu mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan operasi penambangan untuk berfokus pada komputasi berperforma tinggi. Alih-alih menghentikan operasi penambangan sepenuhnya, sejumlah penambang Bitcoin justru memasarkan diri sebagai perusahaan "compute" atau "digital infrastructure" sambil beralih di antara minting koin digital dan menyediakan komputasi untuk AI, tergantung mana yang lebih menguntungkan.
Terawulf, IREN, dan Cipher Mining—ketiganya penambang teratas—tahun lalu menandatangani kontrak HPC multi-tahun dengan Alphabet Inc. milik Google dan Microsoft. Baik industri penambangan kripto maupun HPC membutuhkan jumlah energi dan pusat data yang sangat besar, tetapi langkah ini tidak selalu mudah: pusat data AI memerlukan keahlian yang lebih besar dibanding penambangan Bitcoin.
FAQ
Apa yang diumumkan Hut 8 pada Senin?
Hut 8 mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani sewa 15 tahun kedua senilai $9,8 miliar untuk pusat data AI di kampus Beacon Point di Texas, menggandakan kapasitas penyewa menjadi 704 megawatt.
Berapa nilai kontrak Beacon Point milik Hut 8?
Kampus Beacon Point memiliki nilai kontrak basis-term sebesar $19,6 miliar selama 15 tahun, naik hingga setinggi $50,2 miliar jika opsi perpanjangan dijalankan.
Mengapa penambang Bitcoin beralih ke infrastruktur AI?
Ketika harga Bitcoin turun, menjadi lebih sulit bagi penambang Bitcoin untuk memenuhi kebutuhan, sementara permintaan untuk komputasi AI melonjak, sehingga mendorong para penambang untuk mengarahkan sumber daya ke infrastruktur komputasi berdaya tinggi.