Indonesia Meluncurkan Insentif EV Juni 2026

Indonesia berencana meluncurkan insentif kendaraan listrik pada awal Juni 2026 untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan menekan impor minyak, menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk program tersebut yang menargetkan 100.000 mobil listrik dan 100.000 motor listrik tahun ini.

Program Subsidi Motor Listrik

Motor listrik akan menerima subsidi 5 juta rupiah (US$290) untuk setiap unit yang dibeli di bawah skema insentif.

Insentif Pajak Mobil Listrik

Untuk mobil listrik, pemerintah akan menanggung 40% hingga 100% pajak pertambahan nilai untuk kendaraan listrik bertenaga baterai. Kendaraan hybrid dikecualikan dari keringanan pajak.

Diferensiasi Jenis Baterai

Keringanan pajak akan bervariasi berdasarkan jenis baterai. Model yang menggunakan baterai nikel akan mendapat dukungan lebih besar dibanding kendaraan non-nikel, menurut pengumuman.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
SandwichDodgervip
· 05-10 16:08
Baru diluncurkan bulan Juni? Rasanya ritmenya agak lambat, negara tetangga Thailand dan Vietnam sudah maju ke depan, semoga subsidi yang diberikan cukup menarik perhatian.
Lihat AsliBalas0
PerpNightshiftvip
· 05-08 07:09
Indonesia akhirnya mulai serius memberikan subsidi EV, lebih dari 100 ribu mobil + 100 ribu motor, skala yang tidak kecil.
Lihat AsliBalas0
ACalmnessWithAHintOfPomelovip
· 05-08 06:58
Mengendarai sepeda motor juga bijaksana, dengan tingkat kepadatan lalu lintas di Jakarta, sepeda motor listrik lebih praktis daripada mobil empat roda, menantikan rincian subsidi yang lebih spesifik.
Lihat AsliBalas0
GlassDomeObservatoryvip
· 05-08 06:54
Seharusnya sudah dilakukan seperti ini, importir minyak besar beralih ke energi baru terbarukan, berapa banyak devisa yang bisa dihemat oleh Menteri Keuangan dari langkah ini?
Lihat AsliBalas0