Iran Mengklaim Harus Mengendalikan Seluruh Selat Hormuz Saat Perang; Sekitar 20 Kematian dalam Serangan Terbaru AS

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyatakan dalam wawancara televisi baru-baru ini bahwa selama masa perang, kendali Iran harus mencakup seluruh Selat Hormuz, bukan hanya perairan teritorialnya sendiri. Ia memperingatkan bahwa jika Iran hanya mengamankan sisi negaranya sementara mengabaikan pihak lain, keamanan nasional akan terancam, karena jalur perairan tersebut dapat dimanfaatkan oleh para musuh. Gharibabadi juga menuduh bahwa AS telah memberlakukan kembali blokade maritim terhadap Iran, yang menurutnya telah “sepenuhnya merusak” kesepakatan nuklir Iran. Ia melaporkan bahwa hampir 20 warga Iran tewas dan 200 lainnya terluka dalam serangan udara AS baru-baru ini.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar