KAIST dan NVIDIA Meluncurkan Pusat Riset AI Fisik Bersama

NVDA-0,83%
Key Takeaways
  • KAIST dan NVIDIA mengumumkan pada tanggal 26 bahwa mereka akan mendirikan pusat penelitian bersama Human Physical AI NVAITC.
  • Pusat tersebut menggabungkan data gerak manusia dan teknologi kontrol gaya berjalan KAIST dengan teknologi komputasi AI NVIDIA.
  • Target penelitian tahap 1 adalah membangun model fondasi gerak manusia untuk robot yang dapat dipakai dan robot humanoid.

KAIST dan NVIDIA mengumumkan pada tanggal 26 pembentukan pusat penelitian bersama untuk mengembangkan model artificial intelligence yang memahami dan memprediksi pergerakan manusia. Human Physical AI NVAITC (Human Physical AI NVAITC) akan menggabungkan data gerak manusia dan teknologi kontrol gaya berjalan yang telah dikumpulkan melalui riset robotika yang dapat dikenakan oleh KAIST dengan teknologi komputasi AI NVIDIA serta jaringan penelitian global. Pusat ini akan beroperasi berdasarkan Mechanical Engineering Human Physical Intelligence Research Center milik KAIST, dengan Profesor Kong Kyung-chul (robotika yang dapat dikenakan) dan Profesor Kim Jung (bio-robotika) sebagai co-director.

KAIST dan NVIDIA Membentuk Pusat Riset Human Physical AI

KAIST mengumumkan pada tanggal 26 pembentukan Human Physical AI NVAITC bekerja sama dengan NVIDIA untuk penelitian bersama di bidang Physical AI. Pusat ini akan beroperasi berdasarkan Mechanical Engineering Human Physical Intelligence Research Center milik KAIST. Profesor Kong Kyung-chul dari bidang robotika yang dapat dikenakan dan Profesor Kim Jung dari bidang bio-robotika menjabat sebagai co-director.

Professor Kim Jung (left) and Professor Kong Kyung-chul (right), who serve as co-directors of the Human Physical Intelligence Technology Center

Kedua institusi berencana menggabungkan data gerak manusia milik KAIST serta teknologi kontrol gaya berjalan dan pergerakan yang telah dikumpulkan melalui riset robotika yang dapat dikenakan dengan teknologi komputasi AI NVIDIA dan jaringan penelitian global.

Pusat Berfokus pada Pengembangan Model Foundation untuk Gerak Manusia

Objektif riset inti Tahap 1 adalah membangun 'human motion foundation model'. Human motion foundation model adalah model generative AI yang mempelajari data gerak manusia dalam skala besar untuk memahami dan memprediksi berbagai gerakan manusia serta menghasilkan gerakan baru.

Para peneliti berencana memungkinkan robot yang dapat dikenakan dan humanoid untuk mengidentifikasi niat serta pergerakan pengguna dengan lebih akurat dan merespons secara natural melalui model ini. Charles Chung, Senior Manager AI Technology Center dari NVIDIA, ikut berpartisipasi dari pihak NVIDIA untuk memberikan saran teknis dan dukungan pengembangan. Program penelitian dan pendidikan yang memanfaatkan platform NVIDIA Omniverse dan digital twin juga akan dijalankan.

Operasional Bersama Mencakup Program Mahasiswa dan Evaluasi Tahunan

Kedua institusi akan membentuk komite pengarah untuk meninjau tujuan dan capaian penelitian setiap enam bulan serta menyelenggarakan simposium internasional tahunan. Program student ambassador akan beroperasi, dengan memilih 5 hingga 10 mahasiswa KAIST untuk memberikan ceramah dan bimbingan dari para ahli NVIDIA serta melaksanakan proyek-proyek bersama.

Presiden KAIST Bae Chung-sik menyatakan, "Kami akan menerapkan Physical AI yang memahami dan membantu manusia dengan lebih baik melalui penggabungan riset berpusat pada manusia dari KAIST dengan infrastruktur AI NVIDIA. Kami akan mengembangkannya menjadi pusat yang memimpin riset Physical AI dan industri secara global."

FAQ

Apa itu Human Physical AI NVAITC yang dibentuk oleh KAIST dan NVIDIA?
Human Physical AI NVAITC adalah pusat penelitian bersama yang diumumkan pada tanggal 26 oleh KAIST dan NVIDIA untuk mengembangkan model AI yang memahami dan memprediksi pergerakan manusia. Pusat ini akan beroperasi berdasarkan Mechanical Engineering Human Physical Intelligence Research Center milik KAIST, dengan Profesor Kong Kyung-chul dan Profesor Kim Jung sebagai co-director.

Apa objektif riset Tahap 1 dari pusat ini?
Objektif riset inti Tahap 1 adalah membangun 'human motion foundation model'. Model generative AI ini mempelajari data gerak manusia dalam skala besar untuk memahami dan memprediksi berbagai gerakan manusia serta menghasilkan gerakan baru, sehingga robot yang dapat dikenakan dan humanoid dapat mengidentifikasi niat serta pergerakan pengguna dengan lebih akurat.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar