Lee Kwang-hee, associate berusia 36 tahun di Korea Investment & Securities, meraih keuntungan 25,6% dan finis di peringkat ke-3 pada kompetisi Hankyung Star Wars H2 2025. Lee menyarankan untuk memegang saham semikonduktor tanpa syarat sambil menargetkan saham yang kurang diperhatikan namun menunjukkan lonjakan volume setelah harga turun. Ia meyakini reli semikonduktor saat ini memiliki perbedaan struktural dibanding siklus era COVID karena kepemimpinan big tech global—bukan sekadar rebound konsumsi sementara. Lee beralih ke industri sekuritas pada 2018 setelah bekerja di perusahaan pendidikan, dan bergabung dengan Korea Investment & Securities pada Desember 2018 setelah persiapan selama satu tahun.
Lee Mengidentifikasi Saham yang Terlewat Melalui Analisis Lonjakan Volume
Lee memantau ke mana arus kapital mengalir dan memberi perhatian khusus ketika saham yang mengalami penurunan harga signifikan menghasilkan candle bullish ber-volume besar. Ia menjelaskan bahwa pola seperti itu pada saham yang sebelumnya kurang diperhatikan bisa menandakan mulai munculnya minat pasar. Lee menelaah laporan keuangan dan berita untuk menemukan alasan lonjakan volume tersebut terjadi. Ia menekankan bahwa belajar bersama rekan yang memiliki minat pada saham membantu mengidentifikasi industri dan saham yang mungkin disukai pasar. Lee mencontohkan SK Eternix: ia mencatat saham itu mendapat perhatian karena konflik Iran, meski sebelumnya sudah membukukan kinerja laba yang kuat.
Associate Korea Investment Merekomendasikan Memegang Samsung Electronics dan SK Hynix
Lee menyatakan bahwa saham semikonduktor harus dipertahankan tanpa syarat meski baru-baru ini terjadi koreksi. Ia menyoroti bahwa menemukan saham di Korea dengan profitabilitas dan daya tarik valuasi yang sebanding dengan Samsung Electronics dan SK Hynix itu sulit. Lee mengamati bahwa meningkatnya suku bunga akibat perang telah memperkuat konsentrasi modal pada semikonduktor dengan laba yang sudah terkonfirmasi. Ia menambahkan bahwa reli saat ini tampaknya lebih struktural dibanding siklus era COVID karena perusahaan big tech global yang memimpin pasar, bukan “revenge consumption” yang mendorong permintaan. Lee percaya pasar banteng dapat bertahan lebih lama daripada boom semikonduktor era COVID.
Lee Menjadikan SK Eternix dan Saham Barang Konsumsi sebagai Fokus Baru-baru Ini
Di luar semikonduktor, Lee memfokuskan diri pada barang konsumsi dan saham berorientasi ekspor. Ia mencari perusahaan dengan pendapatan yang terus membaik, tetapi sempat turun karena modal mengalir ke semikonduktor. Baru-baru ini, ia memperhatikan D&D Pharmatech yang turun meski hasil klinisnya positif akibat kendala pada isu pasokan-permintaan, YG-1 yang berpotensi diuntungkan oleh larangan ekspor tungsten dari China, serta Sama Aluminum yang mengamankan jalur penjualan baru. Lee menyatakan ia berkonsentrasi pada saham pertumbuhan dengan momentum struktural, yakni pertumbuhan yang sudah terbukti lewat angka keuntungan yang nyata. Ia menegaskan keuntungan yang mengalahkan pasar pada akhirnya berasal dari saham pertumbuhan yang memimpin era, bukan dari saham yang dinilai terlalu rendah.
FST Investment Membukukan Keuntungan 300% dalam Periode Enam Bulan
Lee menunjuk FST, produsen pellicle semikonduktor, sebagai investasi paling suksesnya. Ia mempelajari saham tersebut secara mendalam untuk pertama kali dan yakin pentingnya pellicle akan semakin meningkat seiring proses semikonduktor yang makin halus. Lee mempertahankan posisi selama enam bulan hingga satu tahun dan mencatat keuntungan sekitar 300%. Ia menyebut Lokit Healthcare sebagai kasus yang mengecewakan: saham itu sempat meraih kenaikan besar, namun kemudian jatuh tajam karena masalah Samchundang Pharm, sehingga mengajarkannya pentingnya stop-loss dan disiplin saat menjual. Lee menyatakan ia belum punya pengalaman cukup untuk menetapkan prinsip khusus, namun mendekati investasi dengan menghindari perdagangan yang digerakkan emosi. Ia mengingatkan soal risiko suku bunga di bawah Ketua The Fed baru, Kevin Warsh, sambil mencatat bahwa kenaikan suku bunga memicu penurunan pasar pada 2022.
FAQ
Berapa keuntungan yang diraih Lee Kwang-hee dalam kompetisi Hankyung Star Wars H2 2025?
Lee Kwang-hee meraih keuntungan 25,6% dan finis di peringkat ke-3 dalam kompetisi Hankyung Star Wars H2 2025 bersama rekan Hong Kyung-min di Korea Investment & Securities.
Mengapa Lee merekomendasikan untuk memegang saham semikonduktor tanpa syarat?
Lee menyatakan Samsung Electronics dan SK Hynix menawarkan profitabilitas serta daya tarik valuasi yang sulit ditemukan di tempat lain di Korea. Ia meyakini reli semikonduktor saat ini berbeda secara struktural dari siklus era COVID karena perusahaan big tech global yang mendorong permintaan, bukan rebound konsumsi sementara, sehingga pasar banteng berpotensi bertahan lebih lama.
Saham apa saja yang disebut Lee sebagai fokus investasi terbaru di luar semikonduktor?
Lee baru-baru ini menyoroti D&D Pharmatech yang turun meski hasil klinisnya positif, YG-1 yang berpotensi diuntungkan oleh larangan ekspor tungsten dari China, serta Sama Aluminum yang mengamankan jalur penjualan baru. Ia juga menyebut SK Eternix sebagai saham yang mendapat perhatian akibat konflik Iran meski laba sedang kuat.