Dana Pensiun Korea Membeli 105 miliar Won saat Terjadi Penurunan KOSPI pada Juli

Key Takeaways
  • Dana pensiun Korea mencatat pembelian bersih sebesar 105 miliar won pada bulan Juli ketika KOSPI anjlok melewati 2.400 poin.
  • Dana pensiun membeli 113,5 miliar won pada 28 Juli saat KOSPI turun lebih dari sepuluh persen.
  • Ketua NPS Kim Seong-ju membantah tuduhan manipulasi saham terkait pemilu dan menegaskan kembali prinsip investasi jangka panjang.

Layanan Dana Pensiun Nasional Korea Selatan dan dana pensiun lainnya melakukan pembelian bersih sebesar 105 miliar won di saham Korea selama Juli, saat indeks KOSPI anjlok lebih dari 2.400 poin. Pada 28 Juli, dana pensiun membeli saham senilai 113,5 miliar won ketika KOSPI turun lebih dari 10%. Ketua NPS Kim Seong-ju mempertahankan pendekatan investasi jangka panjang dana tersebut di tengah volatilitas pasar dan membantah tuduhan bahwa dana pensiun secara artifisial mendorong harga saham sebelum pemilihan lokal. Tuduhan tersebut muncul setelah Presiden Lee Jae-myung mempertanyakan apakah NPS meningkatkan pembelian saham domestik untuk mendukung pasar menjelang pemilihan lokal serentak pada 3 Juni.

Dana Pensiun Membeli Bersih 105 Miliar Won Selama Juli saat KOSPI Anjlok

Menurut Bursa Efek Korea pada 28 Juli, dana pensiun dan entitas terkait melakukan pembelian bersih sebesar 105 miliar won di pasar KOSPI dari 1 Juli hingga 28 Juli. Kategori "dana pensiun, dll." mencakup Layanan Dana Pensiun Nasional, dana pensiun publik lainnya, asosiasi bantuan, serta transaksi pemerintah pusat dan daerah.

Pada 28 Juli, ketika indeks KOSPI turun lebih dari 10%, dana pensiun melakukan pembelian bersih sebesar 113,5 miliar won. Pada awal bulan, tepatnya 1 Juli, dana pensiun mencatat penjualan bersih terbesar sebesar 218,2 miliar won. Pada 14 Juli, mereka melakukan pembelian bersih sebesar 86,8 miliar won, sementara pada 22 Juli dan 27 Juli masing-masing mencatat penjualan bersih sebesar 70,7 miliar won dan 72,3 miliar won.

Pengamat pasar menyarankan NPS tidak melakukan aksi ambil untung selama penurunan pasar saham karena kekhawatiran dapat memperbesar volatilitas. Beberapa analis mencatat bahwa volatilitas yang dipicu ETF leveraged berbasis saham tunggal membuat NPS secara praktis sulit merealisasikan keuntungan jangka pendek bahkan saat pasar mengalami crash. Kekhawatirannya adalah jika NPS menurunkan kepemilikan saham domestiknya secara cepat, hal itu dapat meningkatkan volatilitas pasar yang sudah tinggi akibat ETF leveraged berbasis saham tunggal.

Ketua NPS Bantah Tuduhan Manipulasi Saham Terkait Pemilu

Kesesuaian ketidakjelasan strategis NPS, termasuk keputusannya pada Mei untuk tidak mengungkap batas atas kepemilikan saham domestik, menjadi sorotan ketika harga saham sempat naik lalu kemudian jatuh dalam waktu singkat. Partai oposisi mengkritik bahwa dana pensiun publik dikerahkan untuk mendorong harga saham domestik untuk tujuan politik menjelang pemilihan lokal serentak pada 3 Juni.

Presiden Lee Jae-myung mengangkat isu tersebut dalam laporan kerja di Blue House pada 16 Juli bersama Kementerian Keuangan dan Ekonomi, Kantor Data Nasional, Komisi Jasa Keuangan, serta Kementerian Perencanaan dan Anggaran. Lee bertanya, "Ada kabar bahwa Anda membeli banyak saham domestik untuk menaikkan harga saham karena pemilihan lokal. Apakah Anda benar-benar membeli saham domestik sebelum pemilu?"

Ketua Kim menanggapi, "Sama sekali tidak seperti itu," sambil membantah tuduhan manipulasi harga saham terkait pemilu. Kim menjelaskan, "Kami tidak secara khusus membeli atau menjual lebih. Nilai meningkat karena indeks KOSPI naik. Kami juga investor dan perlu memperoleh keuntungan untuk mengembalikan pensiun kepada masyarakat, tetapi terlalu banyak perhatian terfokus pada kami, yang menimbulkan kesulitan dalam mengelola pensiun yang tenang."

Kim Seong-ju Menegaskan Kembali Prinsip Investasi Jangka Panjang

Pada 22 Juli, Ketua Kim mengunggah di media sosial dengan judul "Semuanya Mengarah ke... Dana Pensiun Nasional?" Ia menulis, "Terutama pada saat-saat seperti ini ketika pasar berfluktuasi secara signifikan dengan volatilitas tinggi, kami tidak akan terpengaruh hari demi hari, tetapi akan mempertahankan prinsip investasi kami dengan napas panjang dan perspektif jangka panjang sebagai investor jangka panjang."

Pernyataan tersebut memperkuat komitmen NPS pada strategi investasinya yang telah ditetapkan meski terjadi gejolak pasar jangka pendek dan pengawasan politik.

FAQ

Berapa banyak dana pensiun Korea membeli selama anjloknya KOSPI pada Juli?

Dana pensiun melakukan pembelian bersih sebesar 105 miliar won di saham Korea dari 1 Juli hingga 28 Juli saat indeks KOSPI anjlok lebih dari 2.400 poin. Hanya pada 28 Juli, ketika KOSPI turun lebih dari 10%, dana pensiun membeli saham senilai 113,5 miliar won.

Apakah Layanan Dana Pensiun Nasional membeli saham untuk menaikkan harga sebelum pemilihan lokal?

Ketua NPS Kim Seong-ju membantah tuduhan bahwa dana pensiun membeli saham untuk secara artifisial menaikkan harga sebelum pemilihan lokal pada 3 Juni. Kim menyatakan bahwa penilaian meningkat karena indeks KOSPI naik, bukan karena adanya pembelian atau penjualan tambahan yang spesifik terkait pemilu.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar