KOSPI dan KOSDAQ memicu sell-side circuit breaker pada 24, menandai hari perdagangan kelima berturut-turut dengan langkah volatilitas tersebut. KOSPI turun 5,61% menjadi 6699,03 pada pukul 12:55 PM, sementara KOSDAQ anjlok 2,75% menjadi 768,57 setelah circuit breaker-nya aktif pada 11:47 AM. Investor asing melepas 2,2663 triliun won di KOSPI dan 183,6 miliar won di KOSDAQ, mendorong penurunan meski ada pembelian dari ritel. Artikel tersebut mengutip kenaikan harga minyak internasional dan tekanan suku bunga sebagai faktor yang berkontribusi, meski tidak disertakan data spesifik mengenai kondisi eksternal tersebut.
KOSPI Mencatat Penurunan 5,61% dengan Arus Keluar Asing
KOSPI diperdagangkan 397,86 poin lebih rendah di 6699,03 pada pukul 12:55 PM pada tanggal 24. Investor ritel membeli 3,6423 triliun won, tetapi investor asing dan institusi masing-masing menjual 2,2663 triliun won dan 1,4006 triliun won. Sell-side circuit breaker aktif pada 11:23:49 AM ketika mini KOSPI 200 futures turun 5,04% menjadi 1070,80 dari harga acuan 1127,68 poin.
Di antara 10 saham teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, Samsung Electronics turun 7,59%, SK Hynix melemah 7,35%, SK Square turun 8,11%, saham preferen Samsung Electronics turun 6,38%, Samsung Electro-Mechanics turun 8,36%, Hyundai Motor turun 8,45%, LG Energy Solution melemah 5,46%, Samsung Life Insurance turun 5,31%, dan KB Financial turun 4,59%. Samsung Biologics naik 10,22%.
Minggu ini (20 hingga 24), circuit breaker KOSPI dipicu empat kali: sell-side pada 20, buy-side pada 21, buy-side pada 22, dan sell-side pada 24. Tanggal 24 menandai sell-side circuit breaker ke-21 dan total circuit breaker ke-41 (termasuk 20 pemicu buy-side) pada tahun berjalan.
KOSDAQ Turun 2,75% saat Circuit Breaker Aktif
KOSDAQ diperdagangkan 21,71 poin lebih rendah di 768,57. Investor ritel membeli 429,7 miliar won, sementara investor asing dan institusi masing-masing menjual 183,6 miliar won dan 242,1 miliar won.
Sell-side circuit breaker aktif pada 11:47 AM pada 24. Pada titik pemicu, KOSDAQ 150 futures berada di 1273,30 poin, turun 6,09% dari penutupan hari perdagangan sebelumnya sebesar 1356 poin. Indeks KOSDAQ 150 turun 5,90% menjadi 1268,02 poin dari 1347,62 poin.
Di antara 10 saham teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, hanya HLB naik 0,67%. Saham lainnya mengalami penurunan. Ini menandai sell-side circuit breaker ke-11 dan total circuit breaker ke-25 (termasuk pemicu buy-side) di KOSDAQ pada tahun berjalan. Tanggal 24 adalah sell-side circuit breaker kedua untuk KOSDAQ minggu ini, setelah tanggal 20.
Nilai Tukar Won-Dollar Bergerak ke 1463.40
Nilai tukar won-dollar di pasar valuta asing Seoul diperdagangkan pada 1463,40 won, turun 13,10 won (0,89%) dari hari perdagangan sebelumnya.
FAQ
Apa yang memicu circuit breaker pada saham Korea pada 24?
Sell-side circuit breaker aktif pada KOSPI (pada 11:23:49 AM) dan KOSDAQ (pada 11:47 AM) pada 24. Investor asing menjual 2,2663 triliun won di KOSPI dan 183,6 miliar won di KOSDAQ, yang mendorong penurunan indeks masing-masing 5,61% dan 2,75% meski ada pembelian ritel.
Berapa hari perdagangan berturut-turut saham Korea mengalami circuit breaker?
Tanggal 24 menandai lima hari perdagangan berturut-turut dengan aktivasi circuit breaker (termasuk pemicu buy-side dan sell-side). Hanya minggu ini saja (20 hingga 24), KOSPI memicu empat circuit breaker dan KOSDAQ memicu dua circuit breaker sell-side.
Saham Korea besar mana yang turun paling banyak pada 24?
Di antara 10 saham teratas KOSPI berdasarkan kapitalisasi pasar, Hyundai Motor turun 8,45%, Samsung Electro-Mechanics turun 8,36%, SK Square turun 8,11%, Samsung Electronics turun 7,59%, dan SK Hynix turun 7,35%. Samsung Biologics menjadi satu-satunya yang menguat, naik 10,22%.