Menurut laporan Evercore ISI yang diterbitkan pada 21 Juli melalui Business Insider, KOSPI telah menjadi barometer kritis bagi investor global yang memantau tren investasi artificial intelligence, dengan korelasinya terhadap indeks Nasdaq-100 mencapai 0,95. Dampak pasar saham Korea terhadap ekuitas AS telah menguat karena investor memandang KOSPI sebagai indikator proksi untuk sentimen AI, terutama mengingat paparan Korea Selatan terhadap semikonduktor serta peran sentral sektor tersebut dalam rantai pasokan AI.
Investasi ETF leverage ritel yang terkait dengan Samsung Electronics dan SK Hynix telah memperbesar volatilitas pasar, menurut Charles Schwab, Michele Gibney. KOSPI turun 18% selama sebulan terakhir, tetapi masih naik 113% sepanjang tahun ini dan 60% year-to-date.