Menurut direktur pendanaan LH, Ju Nam-wook, dalam sebuah wawancara hari ini (15 Juli), Korea Land and Housing Corporation menargetkan untuk menghimpun 20 triliun won pada 2026 melalui berbagai saluran pendanaan di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan. Perusahaan berencana untuk secara selektif memanfaatkan pasar domestik dan internasional sambil mengelola risiko refinancing dan meminimalkan biaya peminjaman.
Pada paruh pertama 2026, LH berhasil menerbitkan obligasi dalam franc Swiss pertamanya sebagai institusi keuangan domestik dan penawaran publik pertama obligasi dolar Australia setelah penggabungan korporasi pada 2009. Direktur Ju menyatakan penerbitan obligasi tersebut dilakukan pada waktu yang tepat, memungkinkan perusahaan memperoleh likuiditas sambil menurunkan biaya pendanaan meskipun kondisi pasar dolar yang menantang terjadi pada Maret.