Malaysia Menetapkan Harga Diesel Sebesar 2,10 Ringgit Per Liter Mulai 1 Juli, Dampak Inflasi Terbatas Diharapkan

Menurut analis Shazma Juliana Abu Bakar pada 23 Juni, reformasi subsidi diesel Malaysia yang mulai berlaku pada 1 Juli diperkirakan berdampak inflasi langsung yang minimal. Warga yang memenuhi syarat akan membeli diesel bersubsidi seharga 2,10 ringgit per liter, sementara operator logistik tetap terlindungi. Analis tersebut mencatat diesel hanya mencakup 0,2% dari keranjang indeks harga konsumen, sehingga biaya transportasi dan tekanan harga yang lebih luas tetap dapat dikelola. Affin Securities mempertahankan perkiraan inflasi tahun 2026 sebesar 2,1%-2,6% dan proyeksi pertumbuhan PDB 4,3%-4,7%.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar