Michael Burry Melihat Saham Hong Kong sebagai Peluang Beli di Tengah Keterlambatan Pasar

SOXX-4,69%
HK50-1,72%
HSCHKD-2,07%
JPN225-2,97%

Michael Burry pada Jumat memposting di X bahwa sekarang waktu yang baik untuk fokus pada saham Hong Kong yang murah, karena pasar kota itu tertinggal dalam reli AI global tahun ini. Pendiri Scion Asset Management tersebut menyatakan bahwa saham Hong Kong berpotensi tampil baik saat sorotan memudar dari saham Korea Selatan, saham Jepang, dan SOXX. Komentarnya muncul di tengah penjualan saham chip global yang semakin memanas, saat investor mempertanyakan apakah teknologi perusahaan AI dan belanja yang tinggi akan memberikan imbal hasil. Indeks Hang Seng Hong Kong telah turun 4,9% tahun ini akibat belanja konsumen yang lemah dan menurunnya kepercayaan pada sektor e-commerce China.

Burry Menambah Kepemilikan JD.com Awal Bulan Ini

Burry menambah posisinya di JD.com pada awal bulan ini, menurut sumber tersebut. Komentar terbarunya menyusul langkah baru untuk meningkatkan eksposur ke perusahaan e-commerce China itu.

Saham Hong Kong Tertinggal dari Pasar Global pada 2026

Indeks Hang Seng telah turun 4,9% tahun ini, berlawanan tajam dengan pasar Asia lainnya. Indeks saham acuan Korea Selatan melonjak 62%, didorong terutama oleh kenaikan pada dua raksasa chip terbesar di negara itu. Nikkei 225 Jepang naik 26% sejak awal 2026, sementara iShares Semiconductor ETF (ticker: SOXX) telah naik 76%.

Morgan Stanley Merekomendasikan Peningkatan Bobot Saham Hong Kong

Morgan Stanley menyarankan investor untuk menambah kepemilikan saham Hong Kong, dengan rekomendasi yang sebagian dipicu oleh sentimen pendapatan yang optimistis. Daftar investor yang makin bertambah yang menyukai saham Hong Kong kini mencakup Burry dan bank investasi besar lainnya.

FAQ

Apa yang Michael Burry katakan tentang saham Hong Kong pada Jumat?
Michael Burry memposting di X pada Jumat bahwa sekarang waktu yang baik untuk fokus pada saham Hong Kong yang murah, dengan menyatakan saham tersebut akan tampil baik saat sorotan memudar dari saham Korea Selatan, saham Jepang, dan SOXX.

Bagaimana kinerja Indeks Hang Seng tahun ini?
Indeks Hang Seng telah turun 4,9% tahun ini, dengan sentimen pasar terdampak oleh belanja konsumen yang lemah dan menurunnya kepercayaan pada sektor e-commerce China.

Pasar lain apa yang dibandingkan Burry dengan saham Hong Kong?
Burry menyinggung indeks saham acuan Korea Selatan (naik 62%), Nikkei 225 Jepang (naik 26% sejak awal 2026), serta iShares Semiconductor ETF dengan ticker SOXX (naik 76%).

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar