Menurut laporan dari You Interesting, Miniso meminta maaf pada 13 Juli dan mengakhiri kemitraannya dengan seorang influencer setelah sebuah video yang mempromosikan produk sprei-nya memuat konten yang tidak pantas, termasuk tindakan mengintai terhadap penghuni perempuan. Video tersebut, yang diposting oleh influencer Douyin dengan lebih dari 500.000 pengikut, diberi tag dengan nama-nama produk Miniso dan memicu reaksi keras yang signifikan dari konsumen, terutama perempuan yang menjadi demografi utama perusahaan.
Miniso menyatakan akan menghapus semua konten terkait di seluruh platform. Kontroversi ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang taktik pemasaran agresif perusahaan di tengah melambatnya pertumbuhan organik, sementara laba kuartal pertama sangat bergantung pada keuntungan investasi yang belum terealisasi dari perusahaan AI MiniMax, bukan pada operasi ritel inti.