Menurut NASA, badan antariksa tersebut dan perusahaan rintisan asal Arizona, Katalyst, meluncurkan pesawat antariksa robotik bernama LINK pada Kamis (3 Juli) untuk menyelamatkan satelit observasi yang menua dan mendemonstrasikan teknologi penangkapan orbit yang canggih.
Pesawat antariksa seberat setengah ton ini dirancang khusus untuk menyelamatkan satelit observatorium Neil Gehrels Swift, yang diperkirakan bernilai sekitar 500 juta dolar AS. LINK akan mengamankan satelit yang menua tersebut dan memindahkannya ke orbit yang lebih tinggi dan lebih stabil, berpotensi memperpanjang masa operasionalnya hingga beberapa tahun.