Menurut Bloomberg, saham NuScale Power (SMR) melonjak lebih dari 1% semalam pada Selasa, setelah naik 9,5% pada sesi sebelumnya. Lonjakan ini menyusul laporan bahwa pemerintahan Trump mempercepat penerapan tenaga nuklir untuk pusat data AI dan berencana mengajukan perjanjian kerja sama nuklir dengan Arab Saudi ke Kongres dalam beberapa hari.
Inisiatif senilai 200 juta dolar AS dari pemerintahan tersebut akan mendanai laboratorium nasional dan universitas untuk mempercepat perancangan, perizinan, dan pembangunan reaktor canggih. NuScale adalah satu-satunya penyedia SMR yang memiliki sertifikasi desain dari Komisi Pengawas Nuklir AS (U.S. Nuclear Regulatory Commission), sehingga menjadikannya kandidat penerima manfaat dari program nuklir sipil Arab Saudi.