Menurut laporan Bank of America yang terbit pada 22 Juli, Nvidia meluncurkan arsitektur CPU Vera yang menghadirkan 88 core ARM kustom serta bandwidth memori 1,2 TB/detik, dengan menekankan bahwa performa single-core menentukan kecepatan respons agen AI. AMD menanggapi pada Kamis dalam acara AI Day, menyatakan bahwa EPYC 9965 miliknya menawarkan throughput tingkat rack 2,4 kali lebih tinggi dibanding Vera pada skenario penerapan di bawah 100 kW, seraya berargumen bahwa throughput secara bersamaan menentukan efisiensi AI kelas produksi.
Bank of America mencatat bahwa persaingan mendasar antara arsitektur x86 dan ARM sama pentingnya, dengan pengoptimalan perangkat lunak enterprise x86 selama puluhan tahun menciptakan hambatan yang besar. Bank tersebut mempertahankan penilaian buy untuk kedua perusahaan dengan target harga 350 dolar AS untuk Nvidia dan 620 dolar AS untuk AMD, serta memandang ini bukan sebagai persaingan zero-sum, melainkan sebagai dua jalur berbeda menuju kesuksesan.