Minyak Melonjak 15,5% di Tengah Ketegangan Timur Tengah karena ECB dan RBNZ Menandakan Kenaikan Suku Bunga di Masa Depan

Menurut Yonhap Infomax, harga minyak melonjak pekan ini seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Minyak mentah WTI naik 15,5% untuk pekan yang berakhir pada 19 Juli, menandai kenaikan mingguan terbesar sejak konflik Iran dimulai pada awal Juli.

Pertemuan bank sentral utama sudah di depan mata: Bank Sentral Eropa mengadakan rapat kebijakan suku bunga pada 23 Juli, diperkirakan mempertahankan suku bunga di 2,25% namun memberi sinyal kemungkinan kenaikan pada September dan Desember. Bank sentral Selandia Baru merilis data inflasi konsumen triwulan II pada 21 Juli, dengan inflasi diperkirakan naik 1,4% secara kuartal ke kuartal, yang berpotensi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga untuk September. Bank sentral Indonesia diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 6,0% pada 22 Juli, melanjutkan upaya untuk menahan pelemahan nilai tukar dan inflasi yang dipicu oleh lonjakan harga minyak.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar