Menteri Energi Sharon Garin mengumumkan pada 28 Juli bahwa harga bahan bakar di Filipina akan naik tajam, dengan bensin naik sebesar P6,80 per liter, solar naik sebesar P7,32 per liter, dan minyak tanah naik sebesar P4,22 per liter, berlaku efektif pada hari yang sama. Penyesuaian harga tersebut dipicu oleh meningkatnya volatilitas di Timur Tengah, yang terus menekan pasar minyak global, menurut pernyataan Garin dalam konferensi pers. Ketergantungan berat Filipina pada produk minyak bumi impor membuat harga di pom bensin lokal sangat rentan terhadap fluktuasi harga minyak global, pergerakan nilai tukar mata uang asing, dan gangguan pada jalur pasokan internasional, terutama melalui jalur air penting seperti Selat Hormuz.
DOE Mengumumkan Kenaikan Harga BBM Spesifik untuk 28 Juli
Dalam konferensi pers pada 28 Juli, Menteri Energi Sharon Garin mengumumkan kenaikan harga maksimum berikut untuk periode 28 Juli hingga 3 Agustus:
- Bensin: kenaikan P6,80 per liter
- Solar: kenaikan P7,32 per liter
- Minyak tanah: kenaikan P4,22 per liter
Penyesuaian tersebut mulai berlaku pada 28 Juli. Sebelum penyesuaian terbaru, pemantauan harga Departemen Energi menunjukkan harga eceran umum di Metro Manila sebesar P71,80 per liter untuk bensin RON95, P70,30 per liter untuk bensin RON91, P88,40 per liter untuk solar, dan P117 per liter untuk minyak tanah untuk pekan 21 hingga 27 Juli.
Ketegangan Timur Tengah Dorong Volatilitas Harga
"Pergerakan harga ini terus berasal dari perkembangan di Timur Tengah, yang telah membuat pasar minyak global berada di bawah tekanan. Jika ada masalah di Ukraina atau di Selat Hormuz, harga di sini akan terdampak," kata Garin dalam campuran bahasa Inggris dan Filipina. "Begini caranya betapa rentannya kita."
Kenaikan terbaru menyusul kenaikan harga BBM pekan lalu, ketika harga bensin naik sebesar P3,65 per liter, solar naik sebesar P10,68 per liter, dan minyak tanah naik sebesar P11,77 per liter pada 21 Juli. Garin sebelumnya mengatakan kenaikan tersebut didorong oleh ketidakpastian akibat ketegangan yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang terus memengaruhi pasar minyak global.
Pasokan BBM Tetap Cukup meski Kenaikan Harga
Garin mengatakan bahwa persediaan BBM tetap "cukup" pada tingkat yang "sangat sehat" tanpa gangguan terhadap pasokan.
Wakil Menteri Energi Sandy Sales mencatat adanya "secercah harapan" bahwa harga BBM bisa turun pada minggu depan. Progres dalam negosiasi pihak ketiga, termasuk keterlibatan China dan Pakistan, serta penghentian serangan rudal antara Iran dan Amerika Serikat, membantu menurunkan harga minyak global pada sesi perdagangan Jumat, 24 Juli, dan Senin, 27 Juli.
Harga Eceran BBM Metro Manila Sebelum dan Sesudah Penyesuaian
Meski harga minyak mentah sempat melandai sesekali, harga pom bensin lokal tetap jauh di atas level yang terlihat sebelum pertempuran yang melibatkan Iran dan pasukan AS-Israel pecah pada 28 Februari. Pada pekan penuh terakhir sebelum konflik, data DOE menunjukkan harga eceran umum di Metro Manila sebesar P56 per liter untuk bensin RON95, P54,70 per liter untuk bensin RON91, P55 per liter untuk solar, dan P83,47 per liter untuk minyak tanah.
Ketergantungan Impor Filipina Memperbesar Dampak Harga Global
Filipina mengimpor sebagian besar BBM sebagai produk minyak bumi jadi, termasuk solar dan bensin. Ini berarti harga pom bensin lokal lebih dipengaruhi secara langsung oleh harga jual regional produk jadi, terutama Mean of Platts Singapore, atau MOPS, dibandingkan hanya minyak mentah Dubai.
Harga minyak global tetap volatil karena konflik di Timur Tengah terus mengancam jalur pengiriman utama. Selat Hormuz, jalur air sempit di antara Iran dan Oman, tetap menjadi salah satu jalur pengiriman minyak paling penting di dunia. Setiap gangguan terhadap lalu lintas kapal tanker dapat dengan cepat memengaruhi harga minyak mentah global dan produk olahannya.
FAQ
Kenaikan harga BBM apa yang berlaku di Filipina pada 28 Juli?
Harga bensin naik sebesar P6,80 per liter, solar naik sebesar P7,32 per liter, dan minyak tanah naik sebesar P4,22 per liter, sebagaimana diumumkan oleh Menteri Energi Sharon Garin pada 28 Juli.
Mengapa harga BBM naik di Filipina?
Menteri Energi Sharon Garin menyatakan bahwa pergerakan harga berasal dari perkembangan di Timur Tengah, yang telah menjaga pasar minyak global tetap tertekan, khususnya ketegangan yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang memengaruhi jalur pengiriman penting seperti Selat Hormuz.
Bagaimana harga BBM Metro Manila dibandingkan dengan level sebelum konflik Timur Tengah?
Sebelum pertempuran pecah pada 28 Februari, harga eceran umum di Metro Manila adalah P56 per liter untuk bensin RON95, P54,70 per liter untuk bensin RON91, P55 per liter untuk solar, dan P83,47 per liter untuk minyak tanah—jauh lebih rendah dibandingkan level saat ini setelah beberapa kali kenaikan harga.