Tusk Polandia Peringatkan NATO Mengalami “disintegrasi” saat AS Menarik 5.000 Prajurit dari Jerman pada 2 Mei

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk memperingatkan hari ini (2 Mei) bahwa NATO sedang mengalami “disintegrasi yang berkelanjutan” setelah AS menarik 5.000 tentaranya dari Jerman menyusul sengketa diplomatik antara Presiden Trump dan Kanselir Jerman Merz. Menurut pernyataan Tusk di X, sengketa itu menandai dimulainya kehancuran NATO. Pengurangan pasukan Trump terjadi setelah Merz menyebut AS telah “dipermalukan” oleh kepemimpinan Iran. Juru bicara NATO menyatakan penyesuaian tersebut menegaskan perlunya Eropa berinvestasi lebih besar dalam pertahanan dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar untuk keamanan bersama.

Negara-negara Eropa menghadapi tekanan yang terus meningkat untuk menambah belanja pertahanan. Polandia mengalokasikan hampir 5% dari PDB untuk pertahanan tahun ini, sementara Inggris tertinggal dari target NATO-nya sebesar 3,5% dari PDB pada 2035, menurut analisis City AM.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar