Rocket Lab Meluncurkan Satelit Synspective ke-10, Saham RKLB Ditutup 5% Lebih Tinggi

Rocket Lab meluncurkan satelit Synspective ke-10 pada hari Jumat, dengan saham ditutup naik sekitar 5%. Misi bernama 'Ten Owl Of Ten' lepas landas dari Launch Complex 1 di Selandia Baru dan menempatkan muatan ke orbit Bumi rendah setinggi 552 km sebagai bagian dari konstelasi pencitraan berbasis radar StriX milik Synspective. Peluncuran ini menandai peluncuran ke-12 Rocket Lab tahun ini dan membawa total jumlah misi perusahaan menjadi 91. Semua 10 satelit dalam jaringan StriX milik Synspective kini telah diluncurkan melalui Rocket Lab, mempertahankan rekor keberhasilan klien 100%. Synspective telah memesan 17 peluncuran tambahan dengan Rocket Lab untuk menyelesaikan penempatan konstelasi pada akhir dekade ini.

Rocket Lab Mengirimkan Satelit StriX ke-10 Milik Synspective ke Orbit 552 km

Misi lepas landas pada awal hari Jumat dari Launch Complex 1 di Selandia Baru, menempatkan satelit ke orbit Bumi rendah setinggi 552 km. Konstelasi StriX milik Synspective menggunakan teknologi synthetic aperture radar (SAR) untuk pencitraan Bumi. Semua 10 satelit operasional dalam konstelasi telah ditempatkan di atas roket Electron milik Rocket Lab. Rocket Lab mengonfigurasi fairing Electron khusus untuk misi tersebut guna menyesuaikan dimensi satelit StriX. Perusahaan menyatakan kemitraan terus mempertahankan tingkat keberhasilan misi 100%.

Synspective Memesan 17 Peluncuran Tambahan Rocket Lab Hingga Akhir Dekade

Synspective telah memesan 17 misi tambahan dengan Rocket Lab untuk menyelesaikan penempatan konstelasi penuh pada akhir dekade ini. Peluncuran berikutnya dijadwalkan pada awal kuartal ketiga, menurut pernyataan perusahaan. Rocket Lab menyatakan terus memajukan posisi Electron sebagai "roket orbital small-lift yang paling sering diluncurkan di dunia."

NASA Memberikan Rocket Lab Tiga Peluncuran Electron untuk Misi 2027

Rocket Lab telah dipilih oleh NASA untuk melakukan tiga peluncuran roket Electron dalam dua misi: PolSIR dan TSIS-2. Misi PolSIR dijadwalkan paling cepat Juni 2027, sementara TSIS-2 ditetapkan untuk awal 2027.

Saham RKLB Ditutup Naik 5%, Raih Keuntungan 22% Tahun Berjalan

Saham Rocket Lab ditutup naik sekitar 5% pada hari Jumat setelah peluncuran Synspective yang sukses. Pada saat penulisan, saham RKLB naik 1% dalam perdagangan setelah jam bursa. Saham RKLB telah naik hampir 22% tahun berjalan. Di Stocktwits, sentimen ritel untuk RKLB berubah menjadi 'bullish' dari 'netral' sehari sebelumnya. Selama tujuh hari terakhir, volume pesan seputar saham melonjak 545%, sementara basis pengamat ritelnya naik 0,8% pada periode yang sama.

FAQ

Apa yang diluncurkan Rocket Lab pada hari Jumat? Rocket Lab meluncurkan satelit ke-10 untuk Synspective pada hari Jumat. Misi bernama "Ten Owl Of Ten" menempatkan muatan ke orbit Bumi rendah setinggi 552 km sebagai bagian dari konstelasi pencitraan berbasis radar StriX milik Synspective.

Berapa total misi yang telah diselesaikan Rocket Lab? Peluncuran ini membawa total jumlah misi Rocket Lab menjadi 91. Perusahaan menyatakan ini adalah peluncuran ke-12 tahun ini.

Kapan peluncuran terjadwal Rocket Lab berikutnya? Peluncuran Synspective berikutnya dengan Rocket Lab dijadwalkan pada awal kuartal ketiga. Misi NASA Rocket Lab dijadwalkan paling cepat Juni 2027 untuk PolSIR dan awal 2027 untuk TSIS-2.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar