Rusia Mengeluarkan Peringatan Terkait Pembahasan Senjata Nuklir Jepang pada 27 Juli

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, Rusia menyampaikan peringatan pada 27 Juli terkait kebijakan senjata nuklir Jepang. Zakharova mengatakan bahwa jika Jepang memperkenalkan senjata nuklir dalam proses percepatan remiliterisasinya, hal itu akan mengancam keamanan nasional Rusia dan mendestabilisasi kawasan. Ia menanggapi pernyataan terbaru Menteri Pertahanan Jepang Shinzo Koizumi bahwa Jepang seharusnya membahas kebijakan terkait senjata nuklir tanpa tabu, dengan catatan bahwa Jepang, sebagai negara ambang nuklir, dapat mengembangkan hulu ledak nuklir dalam waktu yang relatif singkat. Zakharova menambahkan bahwa tidak ada negara yang mengancam kedaulatan atau integritas wilayah Jepang, serta menyerukan Jepang untuk mengingat pelajaran Perang Dunia II dan kembali pada pembangunan yang damai.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar