Menurut kantor berita pemerintah Arab Saudi SPA, pada Rabu pasukan bersenjata Arab Saudi berkoordinasi dengan Komando Pusat AS untuk melancarkan serangan udara terhadap kelompok milisi yang didukung Iran di Irak, yang terkait dengan serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. Arab Saudi menyatakan serangan itu merupakan pelaksanaan haknya atas “pembelaan diri” dan mengatakan pihaknya tidak mencari eskalasi.
Namun, pernyataan itu menambahkan bahwa jika diserang lagi, kerajaan akan “mengambil semua langkah yang diperlukan tanpa ragu untuk menjaga kedaulatannya, melindungi warganya, dan properti nasionalnya.”