Menurut BlockBeats, Senator dari Partai Republik di Senat tengah mengupayakan pengesahan Undang-Undang CLARITY agar dapat dipertimbangkan secara resmi minggu ini (27 Juli), dengan Pemimpin Mayoritas Senat John Thune berharap bisa mendorong kemajuan sebelum masa reses Agustus.
Partai tersebut berencana mengajukan mosi cloture yang memerlukan 60 suara Senat untuk melanjutkan, tetapi saat ini RUU tersebut masih belum memenuhi ambang batas itu. Dukungan dari pihak Demokrat menjadi kunci agar lolos, meski tujuh senator Demokrat telah menyatakan versi terbaru masih belum memadai pada klausul etika, regulasi pendanaan ilegal, dan ketentuan konflik kepentingan. Para Republikan sedang bernegosiasi dengan Demokrat untuk merevisi ketentuan-ketentuan tersebut dan mendapatkan dukungan bipartisan.