Pertumbuhan Ritel Singapura Mungkin Melambat pada Paruh Kedua 2026, Bank Pertahankan Prakiraan 3%

Menurut ekonom Maybank Barnabas Gan pada 6 Juli, pertumbuhan penjualan ritel Singapura mungkin menghadapi hambatan di paruh kedua tahun 2026 karena meningkatnya ketidakpastian ekonomi yang menekan belanja konsumen, terutama pada barang-barang diskresioner seperti mode dan hiburan. Bank tersebut mempertahankan perkiraan pertumbuhan ritel tahun 2026 sebesar 3,0% di tengah biaya bahan bakar dan transportasi yang tinggi yang diperkirakan secara bertahap akan mendorong tekanan harga yang lebih luas.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar